• News

  • Megapolitan

Gubernur Anies Akui Pencatatan Aset Milik Pemprov DKI Terkendala, Ini Masalahnya

Gubernur Anies akui pencatatan aset milik Pemprov DKI terkendala.
Jakartakita
Gubernur Anies akui pencatatan aset milik Pemprov DKI terkendala.

JAKARTA, NNC - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui banyak masalah pencatatan aset milik Pemprov DKI Jakarta. Bahkan hingga bertahun-tahun, inventarisasi aset belum juga dituntaskan.

"Ada banyak, misalnya ada laporan ada catatannya tetapi barangnya tidak ternotaris dengan baik, atau ada barangnya tapi tidak tercatat, atau ada barangnya ada catatannya tapi ada selisihnya," kata Anies saat menyerahkan laporan keuangan ke BPK, beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Pemprov DKI Jakarta itu juga mengatakan, ada beberapa aset yang hingga saat ini masih tersandung masalah hukum.

Untuk mengatasi masalah pencatatan aset, Pemprov DKI Jakarta pun telah membentuk tim yang bertugas untuk melakukan inventarisasi dan pencatatan ulang.

Namun, perubahan struktur organisasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta disebut mempersulit proses pencatatan ulang tersebut.

Selain itu, banyak pegawai dahulu bertugas untuk melakukan pencatatan sudah tidak bekerja lagi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta baik karena pensiun ataupun sudah meninggal dunia.

"Proses konfirmasinya agak sulit karena pensiun, karena sudah wafat, jadi banyak faktor-faktor teknis tapi itu semua nanti kita bereskan," ujarnya.

Sebelumnya DPRD DKI Jakarta menengarai banyak aset pemprov hilang dan terjerat sengketa. Terkait hal itu, Gubernur Anies diminta segera menuntaskan pencatatan aset, terutama dari fasos fasum pengembang.

"Pemprov harus segera menuntaskan masalah aset ini. Kan sudah lama ditengarai bermasalah," kata Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

Menurut Prasetio, selain tidak tercatat, banyak aset yang hilang dan dikuasai pihak lain, terutama menyangkut lahan. Begitu pula, aset dari kewajiban pengembang berupa lahan fasos dan fasum.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?