• News

  • Megapolitan

Heboh, Diduga Lagu Kampanye Anies-Sandi Jiplak Lagu Yahudi

Pasangan Anies-Sandi. (Netranews/Adiel Manafe)
Pasangan Anies-Sandi. (Netranews/Adiel Manafe)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ada-ada saja isu tak sedap yang mewarnai Pilkada DKI 2017, terutama di putaran kedua ini, baik itu menyerang pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat, ataupun pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan - Sandiaga Uno.

Belum reda soal beredarnya spanduk penolakan mensalatkan jenazah pendukung Ahok, spanduk ingin menjadikan Jakarta Bersyariah jika Anies-Sandi terpilih, aksi saling melapor ke Bawaslu maupun polisi terkait pelanggaran kampanye, kini muncul lagi isu baru, yakni kubu Anies-Sandi diduga melakukan plagiat atau menjiplak lagu milik penyanyi Yahudi Gad Elbaz untuk lagu kampanye mereka.

Kabar ini membuat heboh warganet (netizen). Pasalnya lagu kampanye Anies-Sandi berjudul 'Kobarkan Semangat Jakarta' yang diunggah akun PKSTV di Youtube itu disebut-sebut menjiplak lagu rohani Yahudi yang berjudul ' Hashem Melech' yang dinyanyikan Gad Elbaz.

Alhasil Anies-Sandi pun banjir kritikan dan sindiran. Bahkan reaksi warganet ini menjadikan ' Hashem Melech' menduduki posisi pertama trending topic Twitter Indonesia, Kamis (6/4/2017).

Salah satu warganet yang melontarkan kritikan dan sindiran pedasnya yakni pemilik akun Facebook, Eko Kuntadhi. Berikut komentarnya yang dimuat pada Kamis (6/4/2017).

ANIES-SANDI, HASHEM MELECH

Nah, ini kandidat yang katanya pendukungnya benci banget sama Yahudi. Ternyata bikin lagu nyontek lagu ruhaninya orang Yahudi.

Sebuah pujian ruhani yang dinyanyikan dalam bahasa warga Israel, digubah menjadi pujian pada Anies-Sandi. Entah apa tujuan mereka ini, dengan mengubah lagu rohani Yahudi untuk umat Islam Indonesia.

Selama ini pendukung mereka berani mengkafir-kafirkan, menolak sholat jenazah, mengotori masjid dengan kampanye politik, menuding sesama muslim sebagai munafik dan menciptakan konflik di tubuh umat. Sehingga umat Islam terkoyak ukhuwahnya. Terpecah dan saling bermusuhan.

Semoga itu semua gak ada hubungannya dengan dipopulerkannya lagu yang sebelumnya berbahasa Ibrani ini, menjadi lagu kampanye mereka.

Anies, Sandi, Hashem Melech,

Hashem Melech

Hashem melech, Hashem malach
Hashem yimloch leolam vaed
Vhaya Hashem lmelech
Al kol haaretz
bayom hahu ihei Hashem echad ushmo echad

Translation:
The Lord is King, the Lord was King,
the Lord will be King forever and ever.
The Lord will be King
over the earth;
on that day the Lord will be One His Name One

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Y.C Kurniantoro

Apa Reaksi Anda?