Rabu, 28 Juni 2017 | 09:06 WIB

  • News

  • Megapolitan

Lieus: Pak Jokowi, Jangan Jadikan Habib Rizieq DPO Seperti Penjahat

Lieus Sungkharisma.
Netralnews/Adiel Manafe
Lieus Sungkharisma.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma menyesalkan penetapan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di kasus chat WhatsApp berkonten pornografi.

Untuk itu, Lieus meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan agar Habib Rizieq tidak dijadikan DPO dan diperlakukan seperti penjahat.

"Kalau Habib Rizieq, saya sangat berharap Presiden Jokowi ini turun tangan. Masak chatting-chatting seperti itu dianggap kejahatan yang sampai diuber-uber dengan DPO. Karena itu, permohonan saya ke Pak Jokowi, jangan Habib Rizieq di-DPO seperti penjahat," kata Lieus kepada Netralnews.com, Minggu (18/6/2017).

Selain kasus chat WhatsApp berkonten pornografi, Koordinator Komunitas Tionghoa Anti-Korupsi (KomTak) ini juga menyoroti soal kasus lainnya yang menjerat Habib Rizieq, yaitu dugaan penghinaan Pancasila.

Menurut Lieus, tidak ada sedikitpun niat Habib Rizieq untuk memghina Pancasila, atau melakukan hal-hal buruk yang mengganggu pemerintahan Jokowi maupuan NKRI.

"Habib Rizieq ini tidak ada itikad jelek sedikitpun terhadap Pak Jokowi maupun terhadap NKRI ini, makanya saya aneh kalau dia dituduh anti-Pancasila, radikal, itu saya lihat informasi yang sampai ke Pak Jokowi pasti salah," ujarnya.

Selain meminta agar Habib Rizieq tidak menjadi DPO, Lieus juga berharap agar peraih gelar "Man of the Years 2016" itu diundang Jokowi ke Istana Merdeka untuk berdialog dan meminta sumbangsihnya demi menciptakan situasi bangsa yang lebih kondusif.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Y.C Kurniantoro

Apa Reaksi Anda?