Selasa, 22 Agustus 2017 | 12:32 WIB

  • News

  • Megapolitan

Tri Sutrisno, Guru Cabul Doyan Kirim Foto Telanjang

Ilustrasi foto porno di ponsel (gobekasi)
Ilustrasi foto porno di ponsel (gobekasi)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tri Sutrisno memang kebangetan. Sebagai seorang guru di perguruan tinggi swasta di Kelapa Gading, Jakarta Utara ini, harusnya dia memberikan contoh yang baik, menjadi panutan bagi siswa-siswinya. Namun yang terjadi guru bahasa Inggris yang masih berusia 25 tahun ini malah kebalikannya. Prilakunya membuat para orangtua geram.

Betapa tidak, dia kerap mengirimkan gambar berkonten pornografi ke sejumlah siswinya. Dia mengirimkan gambar wanita tanpa busana yang sedang masturbasi kepada siswi-siswinya melalui aplikasi Line. Dia mengirimkan foto tersebut di luar jam sekolah saat berada di rumah.

Perbuatannya memang membuat gerah siswa-siswinya. Si orangtua murid yang yang tak sengaja menemukan gambar itu di handphone  anaknya segera melapoprkan hal itu ke  Polda Metro Jaya dan ditindaklanjuti oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Alhasil Tri Sutrisno diciduk polisi saat mengajar muridnya di sekolah.

Kasubdit Jatanras Diteskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, telah menerima  informasi adanya perilaku guru yang kerap mengirimkan foto-foto porno ke siswi-siswinya. "Kami lakukan penyelidikan dan benar hal tersebut terjadi,” kata Hendy, Sabtu, (12/8/2017).

Menurut Hendy, setidaknya ada empat orang siswi yang dikirimi chat porno oleh Tri. Tri sendiri mengumpulkan foto-foto itu melalui google dengan kata kunci atau  keyword "Girl Masturbating". Kemudian pilih menu gambar maka muncullah gambar-gambar wanita yang sedang masturbasi.

Setelah mendapat dua gambar wanita telanjang yang sedang masturbasi dari google, dia simpan di handphone dan selanjutnya, foto yang disimpan tersebut dikirim ke beberapa siswi melalui aplikasi komunikasi Line.

Ya, saat mengirim pesan, Tri tak langsung mengirimkan gambar porno. Mulanya dia mengirim pesan biasa ke siswinya. Ketika mendapat respons, dia lantas mulai nakal dan mengirimkan gambar porno itu.

Polisi juga sedang mendalami, apakah ada kemungkinan guru tersebut juga pernah melakukan perbuatan pencabulan kepada siswa.

"Kita akan dalami apakah sudah ada siswi atau siswa yang menjadi korban perilaki asusila sebelumnya, pendalaman siswa siswi lain yang menjadi korban chat porno, serta tindakan pencegahan perilaku menyimpang lainnya," tuturnya.

Polisi pun menduga, si Tri ini menderita gangguan seksual. Itu sebabnya, kata Hendy, polisi akan melakukan pemeriksaan psikologis terhadap pelaku. “Untuk memastikannya memang memerlukan pemeriksaan psikolog.  Sudah sejak kapan pelaku melakukannya, masih kami dalami. Nanti setelah hasilnya keluar bisa diketahui apakah pelaku ini menderita kelainan seksual atau tidak‎,” jelasnya.

Tri dijerat dengan pasal tindak pidana kejahatan terhadap kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 282 KUHP dan Pasal 29 juncto Pasal 6 juncto Pasal 4 ayat (1) huruf F UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan Pasal 45 juncto Pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?