Jumat, 15 Desember 2017 | 00:08 WIB

  • News

  • Lingkungan

KLHK: Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Pentingnya Cegah Karhutla

Generasi muda jadi agen perubahan cetah karhutla.
BNPB
Generasi muda jadi agen perubahan cetah karhutla.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Kementerian Lingkungan dan Kehutanan (KLHK) Raffles B Panjaitan menilai, generasi muda memiliki peran sebagai agen perubahan dalam pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Maka dairi itu, generasi muda menjadi salah satu elemen penting masyarakat yang diharapkan memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk akan bahaya karhutla. Menyadari hal ini, KLHK tengah gencar melakukan pencegahan karhutla melalui kampanye ke sekolah-sekolah. Salah satunya melalui ajang bertema“Manggala Agni Visit to School” yang dilaksanakan oleh Manggala Agni Daops Pekanbaru di SMK Negeri I Minas.

“Jadi sebagai generasi muda, para pelajar ini dapat berperan menjadi agen perubahan yang diharapkan berkontribusi positif untuk memberikan pemahaman pentingnya mencegah karhutla kepada lingkungan sekitarnya,” ujar Raffles B Panjaitan, seperti dilansir dari laman PPID KLHK, Kamis (12/10/2017).

Acara yang diikuti oleh 60 orang siswa kelas XII ini, dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang penyebab dan dampak dari karhutla. Selanjutnya mereka juga dibekali upaya-upaya pencegahan yang dapat diterapkan untuk membantu upaya pengendalian karhutla di wilayah sekitar tempat tinggalnya. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di MAN I Model Pekanbaru, Kota Pekanbaru, yang diikuti oleh siswa kelas XII dan XI.

Kampanye pencegahan karhutla dilakukan oleh KLHK baik di pusat maupun di Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Karhutla (PPIKHL) dan Manggala Agni di daerah. Pada setiap kesempatan, masyarakat juga diingatkan akibat yang ditimbulkan serta sanksi yang akan diberikan kepada pelaku pembakaran hutan dan lahan. Dengan kegiatan kampanye yang dilakukan secara berkala, diharapkan masyarakat mengerti dan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Kegiatan kampanye ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Manggala Agni pada saat tidak melakukan pemadaman di wilayah kerjanya. Disamping kerja keras Manggala Agni di lapangan, berkurangnya luasan lahan dan hutan yang terbakar juga disebabkan efektifnya sejumlah program pencegahan karhutla yang melibatkan masyarakat,” tambah Raffles.

Raffles juga menyatakan bahwa berbagai kegiatan pencegahan melalui patroli terpadu dan kampanye tersebut dalam rangka menjalankan amanah dari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.32/MenLHK/Setjen/kum.1/3/2016 tentang Pengendalian kebakaran Hutan dan Lahan.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?