Rabu, 13 Desember 2017 | 10:30 WIB

  • News

  • Nasional

Ini Rekomendasi Komisi I soal Rekonsiliasi Hamas dan Fatah

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari
Dakwatuna
Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menyambut  positif rekonsiliasi Hamas dan Fatah, dua faksi Palestina yang selama ini berseberangan. Hamas dan Fatah sudah menandatangani kesepakatan rekonsiliasi di Kairo, Mesir, Kamis (12/10/2017).

"Apapun yang terbaik untuk Palestina pasti kita dukung, dari soal pembukaan kantor konsulat khusus, persoalan Masjid Al Aqsha hingga soal rekonsiliasi Hamas dan Fatah ini.  Kita serius 1000% ingin melihat kemerdekaan dan perdamaian di Palestina," kata Kharis dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (13/10/2017).

Menurutnya, Komisi I DPR RI sebagai salah satu mitra kerja dengan Kementerian Luar Negeri, ada empat poin penting terhadap rekonsiliasi tersebut yaitu, "Pertama, kesepakatan tersebut diharapkan berdampak signifikan untuk menyatukan tidak hanya antara dua faksi saja, tetapi seluruh faksi di Palestina,  sehingga Palestina yang merdeka dan berdaulat dapat diwujudkan."

Kedua, diharapkan dalam waktu dekat yang paling mendesak adalah dibukanya isolasi terhadap Gaza yang selama ini menghadapi masalah kemanusiaan yang serius. "Pintu perbatasan Rafah harus segera dibuka sehingga bantuan kemanusiaan dapat disalurkan. Demikian juga proses rekonstruksi fisik, ekonomi dan sosial di Gaza yang hancur pasca bombardir Israel dapat dilakukan dengan segera," kata Kharis.

"Ketiga, kesepakatan kedua pihak terkait kontrol perbatasan Rafah harus dilaksanakan dengan serius. Keseriusan Mesir, sebagai tetangga terdekat dan yang juga mengontrol perbatasan  Rafah, harus ditekankan," ujarnya.

Poin keempat atau terakhir, Komisi I DPR RI berharap, agar peran diplomasi dan kemanusiaan negara-negara lain, termasuk Indonesia, harus ditingkatkan dan jangan berhenti.

"Rekonsiliasi ini harus segera dibarengi  terus dengan upaya diplomasi, Presiden Jokowi dan Menlu Retno Marsudi harus terus berusaha di setiap forum internasional untuk mendorong  semua negara, PBB agar segera dukung Kemerdekaan Palestina. Misi-misi kemanusiaan dari berbagai Negara, atau NGO harus terus dilakukan. Rakyat Palestina selalu membutuhkan bantuan kita semua," papar politikus PKS ini.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?