Sabtu, 25 November 2017 | 07:02 WIB

  • News

  • Nasional

Kritik KPK, Fahri Hamzah: Setan pun Bisa Diangkat Jadi Menteri, Itu Hak Presiden

Wakil Ketua DPR  Fahri Hamzah.
Netralnews/Dominikus Lewuk
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kembali mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kebiasaan lembaga antirasuah itu yang suka mengklaim seseorang bersalah.

Dia mencontohkan, ketika Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla hendak menetapkan calon menteri kabinet kerja usai pelantikan 2014 lalu. Satu persatu nama calon menteri bahkan ditandai dengan kode warna merah, hijau dan kuning, yang disebutnya berpotensi korupsi.

"Sekali lagi, saya ingatkan, Presiden memiliki hak mutlak untuk mengangkat siapapun masuk ke dalam kabinetnya. Bahkan, setan pun bisa diangkat menjadi menteri dan itu hak presiden," kata Fahri Hamzah dalam diskusi di Press Room DPR Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (14/11/2017).  

“Presiden mau angkat setan untuk jadi menteri itu hak prerogatif pemerintah, tapi mengapa KPK ikut-ikutan intervensi dengan menandai ini orang merah, ini orang hijau,” kata politisi asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ini. 

Politisi PKS itu juga mengingatkan KPK agar patuh terhadap hukum di negara ini. 

“Nggak boleh begitu pak, hukum adalah hukum, jangan melebar kemana-mana. Semuanya mau dinilai,” tegasnya berang. 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?