Sabtu, 25 November 2017 | 07:08 WIB

  • News

  • Lingkungan

15.000 Ilmuwan Desak Manusia Selamatkan Bumi dari Perubahan Iklim

Jika manusia tidak mengubah pola hidup untuk menjaga dan menyelamatkan Bumi dari perubahan iklim yang ekstrem.
World Wild Life Fund
Jika manusia tidak mengubah pola hidup untuk menjaga dan menyelamatkan Bumi dari perubahan iklim yang ekstrem.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tidak ada tempat senyaman planet Bumi kita yang hangat dan berair. Namun, planet ini tidak akan lama lagi ditempati, jika manusia tidak mengubah pola hidup untuk menjaga dan menyelamatkan Bumi dari perubahan iklim yang ekstrem.

Pada 13 November 2017, Jurnal BioScience menerbitkan "Peringatan Ilmuwan Dunia untuk Kemanusiaan: Sebuah Peringatan Kedua". Peringatan itu diterbitkan dalam empat bahasa yakni Inggris, Prancis, Spanyol dan Portugis.

Peringatan pertama dikeluarkan pada 1992 ketika 1.700 anggota the Union of Concerned Scientists berpendapat bahwa manusia telah "bertabrakan dengan alam". Kelompok tersebut, yang terdiri dari peraih Nobel, mendesak dunia untuk menyelamatkan Bumi dari perubahan iklim yang ekstrem dengan cara membakar lebih sedikit bahan bakar fosil, melestarikan hutan, membatasi pertumbuhan penduduk dan memperbaiki produksi pangan.

"Pada ulang tahun kedua puluh lima dari seruan mereka, kami melihat kembali peringatan mereka dan mengevaluasi respons manusia," tulis ilmuwan kontemporer, seperti dilansir dari laman Quartz, Selasa (14/11/2017).

Ilmuwan menilai, manusia tidak merespon dengan baik upaya untuk bersatu dengan alam. Sejak 1992, dengan pengecualian untuk menstabilkan laposan ozon stratosfer, manusia telah gagal mencapai kemajuan yang memadai dalam memecahkan tantangan lingkungan secara umum.

Apalagi potensi kehancuran bumi diperburuk dengan pembakaran bahan bakar fosil yang masif, penggundulan hutan dan produksi pertanian terutama dari peernaman ruminansia untuk konsumsi daging.

Para ilmuwan memprediksi banyak kehidupan saat ini mendekati kepunahan pada akhir abad ini. Namun, masih ada harapan untuk menjaga Bumi dari kehancuran. Setidaknya ada upaya dari masyarakat dunia untuk melakukan perubahan positif terhadap lingkungan.

Secara keseluruhan, manusia telah membuat kemajuan dalam mengurangi kemiskinan dan kelaparan ekstrim, penurunan deforestasi di beberapa daerah, dan pertumbuhan yang cepat di sektor energi terbarukan.

Karena itu, ilmuwan mengimbau untuk mencegah kesengsaraan yang meluas dan bencana hilangnya keanekaragaman hayati, umat manusia harus menerapkan alternatif yang lebih ramah lingkungan.

"Kita harus mengenali, dalam kehidupan kita sehari-hari dan di institusi pemerintahan kita, bahwa Bumi dengan segala kehidupannya adalah satu-satunya rumah kita," ujar ilmuwan.

Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?