Selasa, 21 November 2017 | 07:45 WIB

  • News

  • Kesehatan

Kanker Kini Bisa Dihambat dengan Makan Cabai

capsaisin pada cabai menyebabkan sel kanker melakukan tindakan bunuh diri.
Medical Daily
capsaisin pada cabai menyebabkan sel kanker melakukan tindakan bunuh diri.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Temuan terbaru dalam pencegahan kanker, yaitu hasil studi yang menjelaskan tentang cabai yang terbukti berkhasiat sebagai antikanker.

Peneliti dari Universitas Ruhr, Bochum, Jerman, menemukan kandungan capsaisin pada cabai memiliki khasiat sebagai antikanker yang sangat bagus.

Mengutip blogdokter ulasan dr Made (15/11/2017) penelitian yang dipimpin oleh Doktor Hans Hatt dan Lea Weber ini mengungkapkan, capsaisin pada cabai menyebabkan sel kanker melakukan tindakan bunuh diri atau dalam istilah sel disebut dengan apoptosis.

Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan sel kanker terhambat terutama pada kanker payudara, kanker usus besar dan kanker pankreas.

Secara alami, capsaisin terdapat pada semua jenis cabai dan zat inilah yang memberi rasa pedas pada cabai. Capsaisin juga kerap ditambahkan pada produk salep untuk memberikan sensasi pedas pada saat dioleskan.

Pada studi sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas California, Amerika, efek antikanker capsaisin terutama pada kanker usus besar adalah dengan cara merangsang reseptor nyeri sehingga memperlambat pertumbuhan sel kanker pada usus besar.

Pada studi ini juga disebutkan, capsaisin tidak hanya memperlambat pertumbuhan sel kanker tetapi juga memperpanjang harapan hidup hewan sampai dengan 30 persen.

Meskipun hasil penelitian diatas cukup menjanjikan, tapi peneliti dari Jerman mengingatkan, penelitian ini masih sangat dini untuk bisa digunakan dalam pengobatan dan pencegahan kanker. Sebaiknya kita menunggu penelitian selanjutnya yang menguatkan hasil penelitian ini terutama efeknya pada manusia.

Reporter : Vito Adhityahadi
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?