Selasa, 21 November 2017 | 07:43 WIB

  • News

  • Kesehatan

Ini Penyebab Kanker yang Paling Tinggi

Penyebab kanker ini terjadi saat sel normal pada manusia terekspose sesuatu.
The Horizon Tracker
Penyebab kanker ini terjadi saat sel normal pada manusia terekspose sesuatu.

BEKASI, NETRALNEWS.COM - Sub Bagian Ginekologi Onkologi Departemen Obgin Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Dr Toto Imam SpOG (K) mengatakan, bahan kimia yang dikonsumsi merupakan penyebab terjadinya kanker yang paling besar.

Penyebab kanker ini terjadi saat sel normal pada manusia terekspose sesuatu. Misalnya saja bahan kimia dari berbagai makanan yang kini biasa dikonsumsi manusia, yakni pemanis, pewarna, pengawet, perasa dan lainnya.

"Bahan kimia adalah yang paling top (tinggi) jadi penyebab kanker. Jadi apa yang masuk lewat mulut, seperti pengawet-pengawet," kata Toto saat Seminar Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker Organ Reproduksi Wanita di Ruang Serba Guna Rumah Sakit Hermina Bekasi, Rabu (15/11/2017).

Lebih lanjut Toto jelaskan, bahwa sebetulnya ada banyak penyebab terjadinya kanker selain bahan kimia. Penyebab lainnya adalah virus yang bisa ditularkan dari manusia satu ke manusia lain dan radiasi dari berbagai alat elektronoik.

"Sekarang di zaman kemajuan teknologi, ada banyak alat-alat elektronik. Misalnya saja telepon genggam, itu juga menyebabkan adanya radiasi dan menjadi salah satu penyebab kanker," tukas Toto.

Selain bahan kimia, virus dan radiasi sebagai penyebab dari lingkungan, faktor genetik atau keturunan juga menjadi salah satu penyebab kanker. Kata Toto, ada juga kanker yang diakibatkan karena faktor kombinasi dan ada pula andil dari faktor yang tidak jelas asal muasalnya.

Lebih lanjut Toto mengatakan, kanker adalah penyakit yang bukan berasal dari Tuhan melainkan dari ulah manusia, akibat gaya hidup. Kanker ini berawal dari tumor ganas yang berkembang sebagai jaringan baru atau disebut neoplasma.

Jaringan baru ini tumbuh secara kacau dan tidak terkoordinasi. Kanker ini kemudian memiliki sifat mampu menyebar (metastasis) ke organ tubuh lain dan akan mempengaruhi daya hidup. "Jadi kalau kanker semakin menyebar, daya hidup akan semakin turun," tukasnya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?