Selasa, 21 November 2017 | 07:37 WIB

  • News

  • Kesehatan

Mengenal Sleep Paralysis, Ini Penyebabnya

Serangan sleep paralysis mengalami tubuh yang tak bisa digerakkan.
Springbed
Serangan sleep paralysis mengalami tubuh yang tak bisa digerakkan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Bagi yang pernah terkena serangan sleep paralysis, mungkin mengalami tubuh yang tak bisa digerakkan, mulut terkunci (tidak bisa mengeluarkan suara), dan bayang-bayang terlihat sosok gaib.
Sehingga opini masyarakat awam pun berkembang, mereka meyakini bahwa sleep paralysis disebabkan makhluk halus yang menakut-nakuti manusia.

Secara bahasa, sleep paralysis berarti “kelumpuhan tidur”. Sedang secara enterpretasi, sleep paralysis adalah suatu perubahan kimiawi yang dilakoni otak terhadap tubuh hingga sebabkan tubuh lumpuh secara sementara.

Dikutip dari halaman IndoTipsTricks.net, Rabu (15/11/2017) pada hakikatnya, ketika kita berada dalam kondisi tidur, kita akan lewati empat tahapan (fase) secara berurutan.  Pertama, kondisi setengah sadar, kondisi tidur lebih dalam, kondisi tidur paling dalam dan terakhir rapid eye movement (REM), di mana pada saat inilah kita sedang asyik bermimpi.

Nah, pada saat kita tidak melewati tahapan tersebut secara berurutan, yakni dari tahap kondisi setengah sadar langsung lompat menuju REM, di sinilah sleep paralysis terjadi. Di mana pada saat itu, otak sudah 100% pulih dan sadar, namun tubuh kita tidak dapat merespons perintah-perintah yang dituturkan otak. Dan dari sinilah sering muncul bayangan sosok gaib, yang menurut ilmu kedokteran, itu merupakan hasil halusinasi saat kitabermimpi (pada kondisi REM).

Mungkin setelah mengalami kejadian ini, Anda bertanya-tanya, apakah sleep paralysis berbahaya? Secara kesehatan, peristiwa ini tak membahayakan sama sekali.

Terjadinya sleep paralysis adalah keadaan yang wajar. Menurut riset, setidaknya 20-45% orang pernah mengalaminya. Jadi, bukan hanya Anda saja, orang-orang seantero dunia pun turut menderita peristiwa ini.

Reporter : Vito Adhityahadi
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?