Selasa, 12 Desember 2017 | 11:23 WIB

  • News

  • Politik

KPU NTT Buka Pendaftaran Bacagub 8-10 Januari 2018

Ilustrasi Pilkada
Kabarnusa
Ilustrasi Pilkada

KUPANG, NNC - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan membuka pendaftaran bagi pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT periode 2018-2013 pada 8-10 Januari 2018.

"Pengumuman pendaftaran pasangan calon nanti dilakukan pada 1-7 Januari, dan pendaftaran pasangan bakal calon dimulai pada 8-10 Januari," kata Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yosafat Koli di Kupang, Jumat (8/12/2017), terkait pendaftaran bakal calon.

Semengara untuk penetapan pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilgub NTT akan dilakukan pada 12 Februari 2018 dan pada 13 Februari akan dilanjutkan dengan pengundian nomor urut.

Tahapan lanjutannya adalah pada 3 April hingga 3 Juni 2018 akan dibentuk kelompok panitia pemungutan suara (KPPS), dan dilanjutkan dengan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pada 13-19 April 2019, kata Yosafat Koli.

Yosafat Koli menambahkan, sebelum memasuki tahapan kampanye pada 15 Feburai sampai 23 Juni 2018 dan masa tenang pada 24-26 Juni 2018, KPU akan memberikan kesempatan kepada bakal calon yang merasa dirugikan dengan keputusan penetapan pasangan calon untuk mengunakan hak hukum.

Hak hukum ini kata dia, hanya berlangsung selama tiga hari setelah hasil pleno penetapan pasangan calon oleh KPU di Pengadilan Tata Usaha Negara.

Mengenai pemungutan suara, dia mengatakan, pemungutan suara pada 27 Juni 2018, dan dilanjutkan dengan rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pada 7-9 Juli 2018.

Setelah rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara, KPU akan memberikan kesempatan kepada pasangan calon yang tidak puas dengan keputusan KPU mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

KPU kata dia, akan menetapkan pasangan calon terpilih setelah adanya keputusan MK.

"Jadi jadwal penetapan pasangan calon, akan disesuaikan dengan keputusan MK tentang jadwal penetapan pasangan calon terpilih," kata Yosafat Koli, seperti yang dikutip dari Antara.

Editor : Sesmawati

Apa Reaksi Anda?