Rabu, 17 Januari 2018 | 00:32 WIB

  • News

  • Hukum

Soal Mahar Politik, La Nyalla Laporkan Politisi Gerindra ke Bareskrim dan KPK

La Nyalla Mattalitti
NNC/Dominikus Lewuk
La Nyalla Mattalitti

JAKARTA, NNC - Kuasa Hukum La Nyalla Mattalitti, Faisal Assegaf bakal melaporkan politisi Gerindra yang telah meminta uang (mahar politik) sebesar Rp40 miliar, untuk maju sebagai calon gubernur (Cagub) di Pilkada Jawa Timur 2018.

"Kami akan laporkan (oknum) pekan depan," kata Faisal di Jakarta, Sabtu (13/01/2018).

Selain di Mabes Polri, lebih lanjut Faisal mengatakan laporan juga akan dibuat di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atas dugaan adanya politik uang yang diduga dilakukan oknum Partai Gerindra.

"Kami minta pihak berwenang polisi danKPK memeriksa. Ada unsur pidana, karena sudah masuk politik uang," ujarnya.

Untuk membuat laporan tersebut, dia mengaku, tim hukum sedang mempersiapkan bukti-bukti terkait. Namun, dia belum dapat menjelaskan bukti-bukti tersebut.

Setelah membuat laporan, dia menegaskan akan menyampaikan pengumuman ke publik.

"Bukti kalau tidak punya tidak mungkin laporkan, Tim lagi merampungkan dan memperkuat data," tambahnya.

Menurut dia, dugaan adanya politik uang itu dapat menjadi bahan untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut kasus tersebut. Apalagi saat ini, Mabes Polri sudah membentuk Satgas Anti Politik Uang Polri.

La Nyalla juga mengklaim sudah mengeluarkan uang sebesar Rp5,9 miliar kepada Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyanto.

Serta akan mencairkan cek senilai Rp70 miliar yang dapat dicairkan apabila surat rekomendasi dari Partai Gerindra sudah terbit.

"Ini menjadi bahan menarik. Diduga pelaku menerima uang muka Rp5,9 miliar. Masuk ranah KPK," tegasnya.

Sebelumnya, La Nyalla gagal diusung Partai Gerindra maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Jawa Timur pada Pilkada serentak tahun ini. La Nyalla mengaku dimintai uang oleh Prabowo sebesar Rp40 miliar.

Menurut La Nyalla, Prabowo memintanya memberikan uang itu sebelum tanggal 20 Desember agar bisa direkomendasikan.

La Nyalla sebenarnya mengatakan dirinya sudah menyiapkan dana tersebut. Namun La Nyalla hanya bersedia memberikan jika dia sudah resmi didaftarkan ke KPU Jawa Timur. Kata La Nyalla, Prabowo tidak sepakat dan kemudian marah.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?