Rabu, 17 Januari 2018 | 00:21 WIB

  • News

  • Sains

Hypatia, Batu Berlian yang Terbentuk Sebelum Alam Semesta Ada

Hypatia, Batu berlian yang terbentuk sebelum alam semesta ada.
Daily Mail
Hypatia, Batu berlian yang terbentuk sebelum alam semesta ada.

JAKARTA, NNC – Sebuah batuan yang jatuh ke Bumi dan ditemukan di padang pasir Mesir ini mungkin memegang kunci pemahaman kita tentang bagaimana tata surya terbentuk.

Benda yang dimaksud adalah Batu Hypatia. Batu ini dinamai oleh ahli matematika dan astronom dan mengandung mineral yang tidak pernah ada sebelumnya di tata surya kita.
 
Para ahli mengatakan bahwa benda luar Bumi ini mungkin terbentuk pada saat alam semesta masih dibentuk dan mungkin mendahului matahari dan planet sekitarnya. Batu ini berisi senyawa mineral mikro yang tidak ditemukan di tempat lain di Bumi, atau di meteorit dan komet yang diketahui selama ini.
 
Penemuan ini dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Johannesburg menggunakan teknik pemindaian lanjutan untuk menganalisis struktur Hypatia.
 
Batu asli yang jatuh ke Bumi ini berdiameter beberapa meter, namun hancur menjadi fragmen kecil. Batu itu sendiri juga dipecah menjadi bagian yang lebih kecil, yang digambarkan oleh para peneliti sebagai kerikil, sekitar satu sentimeter.
 
Anggota tim segera menyadari bahwa batu yang ditemukan di barat daya Mesir pada tahun 1996, tidak terlihat seperti meteor yang biasa jatuh ke Bumi.  Rasio bahan kimia yang ada dalam fragmen itu berbeda dari hal lain yang sebelumnya dipelajari.
 
“Ketika Hypatia pertama kali ditemukan di luar bumi, itu adalah sensasi, namun hasil terakhir ini adalah pembukaan bahkan pertanyaan yang lebih besar tentang asal-usulnya. Dalam butir-butir Hypatia, rasio unsur satu sama lain sama sekali berbeda dengan yang dihitung untuk planet Bumi atau diukur dalam jenis meteorit yang diketahui,” seorang peneliti di sekolah geosciences di Universitas Witwatersrand, dan anggota tim peneliti Hypatia, Dr Marco Andreoli, seperti dilansir dari laman Daily Mail, Minggu (14/1/2018).
 
Investigasi mereka menyebabkan dua kemungkinan penjelasan:
 
Pertama, penelitian menunjukkan bahwa Hypatia adalah fragmen meteor yang masih hidup yang ada sebelum tata surya kita terbentuk dan hanya ditangkap oleh gravitasi bumi jutaan tahun kemudian. Sedangkan yang kedua adalah bahwa potongan meteor terbentuk dari awan debu kosmik yang sama dengan tata surya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?