Senin, 26 Februari 2018 | 00:13 WIB

  • News

  • Pendidikan

Ini Upaya Ciptakan Generasi Muda Cerdas dalam Membuat Keputusan Finansial

Hanya 29 dari setiap 100 penduduk Indonesia memiliki pengetahuan keuangan.
NNC/Ocha
Hanya 29 dari setiap 100 penduduk Indonesia memiliki pengetahuan keuangan.

JAKARTA, NNC - Survei nasional literasi keuangan 2017 yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai kondisi literasi keuangan masyarakat Indonesia menunjukkan, hanya 29 dari setiap 100 penduduk Indonesia yang memiliki pengetahuan memadai tentang keuangan dan perbankan.

Oleh karena itu Citi Indonesia menilai, seluruh pihak perlu berperan aktif untuk mendukung terwujudnya peningkatan pemahaman masyarakat dalam mengoptimalkan uang untuk kegiatan yang produktif dan menggunakan berbagai produk serta layanan perbankan.

" Literasi keuangan pada anak bukan hanya pengenalan uang saja, namun mencakup pengetahuan akan konsep pengelolaan keuangan secara bijak serta kemampuan untuk mendapat mengontrol pengeluaran dengan membedakan antara kebutuhan dan keinginan," kata Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Elvera N Makki dalam acara Citi Parenting Talk Show di SDN 12 Ragunan, Kamis (15/2/2018).

Maka dari itu, orang tua siswa SDN Ragunan 12 Jakarta Selatan mengikuti kegiatan Citi Parenting Talk Show bertajuk "Cerdas Finansial Sejak Dini" yang diselenggarakan oleh Citi Indonesia, melalui payung kegiatan kemasyarakatan Citi Peka (Peduli dan Berkarya) bersama Prestasi Junior Indonesia. Talk Show ini juga menghadirkan pembicara ternama, Psikolog Anak dan Keluarga Roslina Verauli.

Dalam kesempatan tersebut orang tua diajak untuk menyadari pentingnya mengenalkan serta mengajarkan cara mengelola keuangan sejak dini kepada anak-anak mereka. Acara ini dilakukan dnegan harapan,anak-anak kelak menjadi generasi masa depan yang cerdas dalam membuat keputusan finansial.

Sejak Oktober 2017 program ini melibatkan 2947 siswa dari 12 Sekolah Dasar di lima kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya Semarang dan Denpasar. Acara ini memberikan edukasi bagi anak-anak dan orang tua dalam meningkatkan pengetahuan keuangan kepada anak, serrlta mengajak orang tua untuk membentuk budaya pengelolaan keuangan yang sehat di rumah.

Kata Management Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner, anak-anak harus diberikan pemahaman bahwa orang tua perlu bekerja atau berwirausaha untuk mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan mereka. Saat mendapatkan uang saku, mereka juga harus menyisihkan uang terlebih dahulu untuk ditabung lalu kemudian dibelanjakan dan tak lupa disedekahkan kepada yang membutuhkan.

"Ke depannya diharapkan anak-anak memiliki gambaran dan pengetahuan yang utuh tentang manfaat keungan. Sehingga mereka dapat menjadi generasi yang mampu menggerakan industri keuangan Indonesia menjadi lebih maju," tambah Robert.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?