Minggu, 25 Februari 2018 | 20:38 WIB

  • News

  • Hukum

Polisi Bongkar Sindikat Solar Palsu, 200 Ribu Ton Solar Diamankan

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto.
Istimewa
Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto.

JAKARTA, NNC - Direktorat Reserse Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri membongkar sindikat pembuat solar palsu di kawasan industri Tangerang.

"Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sekitar 200.000 ton atau bernilai ratusan miliar rupiah," kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Kamis (15/02/2018).

Diungkapkannya, seorang yang diduga pengelola sekaligus pemilik juga telah ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dikatakan Setyo, keberhasilan pengungkapan pabrik solar palsu itu berkat informasi akurat dari warga yang kemudian dikembangkan hingga akhirnya ditemukan lokasi pabrik, setelah satu bulan dilakukan pemantauan.

"Pengungkapan pabrik solar palsu ini merupakan terbesar selama 2018 di wilayah Indonesia, dalam tindak kejahatan pemalsuan bahan bakar minyak (BMM)," ujarnya.

Hal ini merupakan bagian dari target pengamanan BBM dari berbagai tindak kejahatan atau penyalahgunaan baik secara perorangan maupun korporasi. Sejak Kamis pagi, pabrik solar palsu itu telah diberi garis polisi, untuk penyelidikan lebih lanjut.

Diungkapkan, proses pembuatan solar palsu masih dalam penyelidikan tim di lapangan yang dipimpin Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Agung Setya.

Proses produksi solar palsu ini diperkirakan sudah berlangsung selama tiga tahun lalu. Hasil pembuatan solar palsu ini kemudian didistribusikan ke sejumlah pabrik di wilayah Jabodetabek dan kota lainnya.

Diperkirakan, dari kurun waktu produksi tersebut, solar palsu yang diproduksi sudah mencapai jumlah sangat besar. Namun, belum diketahui sampai sejauh mana bahan bakar palsu tersebut membawa efek terhadap mesin.

Rencananya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan memimpin jumpa pers pengungkapan pabrik solar palsu tersebut di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (15/02/2018) siang.

Saat ini penyidik Direktorat Reserse Ekonomi Khusus Bareskrim masih menginventarisasi seluruh barang bukti dan terus melakukan koordinasi dengan instansi berwenang hingga menelusuri sudah sampai di mana produk solar palsu itu diedarkan.

Penyidik Mabes Polri sudah mengantongi tempat-tempat yang dijadikan sasaran distribusi solar palsu, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat yang akan dijadikan sebagai penadah bahan bakar palsu tersebut.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?