• News

  • Hukum

Sebut Jokowi Jongosnya Aseng dan Asing, AA Dibekuk Satgas Patroli Medsos Bareskrim

Ilustrasi.
Istimewa
Ilustrasi.

JAKARTA, NNC - Seorang karyawan swasta AA (33), dibekuk tim Subdit 1 Siber Bareskrim yang tergabung dalam Satgas Patroli Medsos Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Mabes Polri, pada Rabu (14/02/2018).

AA diduga melakukan penyebaran ujaran kebencian berupa penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Presiden Jokowi dan Tokoh Ulama Buya Syafii.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Fadil Imran mengatakan, tersangka AA diamankan karena telah dengan sengaja memposting gambar dan tulisan konten dengan membuat ujaran kebencian (hate speech) kepada penguasa atau badan umum di Indonesia.

"Cuitan pelaku AA ke Medsos mengandung unsur hate speech kepada Presiden Jokowi dan Tokoh Ulama Buya Syafii dia akun facebooknya," kata Fadil Kamis (15/02/2018).

Melalui akun facebook miliknya, pelaku memposting tulisan berbunyi,"Polisi zaman now justru membiarkan kejahatan membungkam suara Keadilan, Saat Ulama diserang dan dibunuh, dia diam dan cuek saja. Giliran gereja diserang, dia dengan sigap menjenguk gedung gereja tersebut. Mengapa bisa begitu..? sebab, kalau ke gereja dia dapat amplop.?, Beda level, Umar bin Khattab adalah Khalifah, sementara Jokowi cuma jongosnya Aseng dan Asing. Kalau gak ngutang, ya jual asset Negara. Itu kehebatan Jokowi.

Pengakuan pelaku kepada penyidik, lanjut Brigjen Pol Fadil, motifnya menyebarkan konten hate speech berupa spontanitas terhadap ungkapan rasa kecewa terhadap Tokoh Ulama Buya Syafii dan Polri.

Barang bukti yang berhasil disita petugas diantaranya, satu unit unit handphone Xiaomi Redmi3S beserta sim card, satu buah Banner bertuliskan posko Peduli Kemanusiaan "MILITAN KEADILAN", satu buah Bendera Forum Umat Islam, satu buah Jaket MILITAN KEADILAN Akun facebook dengan nama "Asyhadu Amrin".

Atas perbuatan pelaku, pelaku dikenakan Pasal 45 ayat (3) Jo pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan atau pasal 310 KUHP dan atau pasal 311 KUHP dan atau Pasal 207 KUHP.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?