• News

  • Nasional

Pilpres 2019, Pengamat: AHY Masih Karbitan dan Terlalu Dipaksakan

Pengamat menganggap AHY masih karbitan dan terlalu dipaksakan maju Pilpres 2019.
Rakyatkita
Pengamat menganggap AHY masih karbitan dan terlalu dipaksakan maju Pilpres 2019.

JAKARTA, NNC - Pengamat politik Arbi Sanit mengatakan, wacana majunya Ketua Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2019, terlalu cepat dan dipaksakan.

"Terlalu dipaksakan, saya menduga agak susah dia berhasil. Terlalu cepat, sebenarnya dia muncul kan masih karbitan, terlalu diburu-buru, didorong-dorongan, diupayakan, dipolitisasi biar kesannya sudah pantas," kata Arbi kepada NNC, Rabu (14/3/2018).

Alasannya, disebut Arbi, AHY belum memiliki pengalaman dan kemampuan yang mumpuni untuk dijual ke masyarakat dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Kalau sekarang kan orang masih meragukan dia. Karena gak punya pengalaman. Pengalaman, kemampuan, kapabilitas, popularitas pun masih kurang," ungkapnya.

Sedangkan, disisi lain, Arbi menyebut, pesaing mantan mayor TNI itu untuk menjadi cawapres, memiliki kemampuan di atas dia.
"Sulit dia masuk menjadi cawapres  2019, karena saingannya banyak dan lebih unggul," pungkasnya.

Karenanya, Arbi menyarankan, sebaiknya putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat itu menunjukan kepada masyarakat kemampuannya sebagai pemimpin, dengan menjadi kepala daerah atau anggota DPR.

"Misalanya dalam lima tahun kedepan sebagai DPR atau kepala daerah dia menunjukkan prestasi dan jalannya mulus, jangankan sebagai cawapres, jadi capres di 2024 pun bisa. Jadi dia harus buktikan dulu," tandasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?