• News

  • Nasional

Pengamat Sarankan AHY Jadi Anggota DPR sebelum Ikut Pilpres

Pengamat politik Arbi Sanit
Dokumen NNC/Adiel Manafe
Pengamat politik Arbi Sanit

JAKARTA, NNC - Pengamat politik Arbi Sanit mengatakan, Ketua Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus membuktikan kemampuannya kepada masyarakat sebelum melangkah ke jenjang lebih tinggi di kontestasi Pilpres.

Untuk membuktikan kemampuan itu, Arbi menyarangkan sebaiknya AHY mengikuti pemilihan legislatif periode 2019-2024. Hal ini disampaikannya menanggapi wacana majunya AHY di Pilpres 2019.

"Sulit dia bersaing di Pilpres 2019, karena saingannya banyak dan lebih unggul. Saya usulkan AHY itu lebih baik siap-siap jadi anggota DPR, itu lebih masuk akal, supaya dia berpengalaman dulu," kata Arbi kepada NNC, Rabu (14/3/2018).

Menurutnya, lewat kursi DPR selama lima tahun, putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu harus membuktikan diri kepada masyarakat bahwa ia layak menjadi pemimpin di negeri ini.

"Selama lima tahun itu dia harus aktif, inisiatif, menyelesaikan masalah-masalah rakyat melalui DPR. Kalau sekarang kan orang masih meragukan dia. Karena gak punya pengalaman. Pengalaman, kemampuan, kapabilitas, popularitas pun masih kurang," paparnya.

Jika selama lima tahun di DPR mantan anggota TNI berpangkat mayor itu berhasil, Arbi berkeyakinan, ia akan mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk maju sebagai cawapres bahkan capres di Pilpres 2024.

"Kalau dia sudah berpengalaman dan orang melihat permainan dia di DPR, keberhasilan, kelincahan, dan kemampuan dia menyelesaikan masalah, dan meningkatkan popularitas serta menjaring aspirasi masyarakat, maka tak ada lagi alasan orang yang meragukan kemampuan dia," ucap dia.

"Kalau itu dia bisa lakukan dalam lima tahun sebagai DPR, jalannya akan lebih mulus, jangankan sebagai cawapres, jadi capres pun bisa. Jadi dia harus buktikan dulu, lewat pengalaman selama lima tahun itu," tandasnya.

Arbi menyampaikan hal itu, karena ia menilai saat ini AHY belum memiliki kemampuan untuk maju sebagai cawapres apalagi capres di Pilpres 2019.

"Kalau sekarang terlalu dipaksakan, saya menduga agak susah dia berhasil. Terlalu cepat, sebenarnya dia muncul kan masih karbitan, terlalu diburu-buru, didorong-dorongan, diupayakan, dipolitisasi biar kesannya sudah pantas," paparnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?