• News

  • Lingkungan

Konglomerat Konstruksi Thailand Terjegal Kasus Pemburuan Hewan Liar

Seekor gajah liar ditemukan mati dan gading gajah hilang diambil pemburu.
Pinterest
Seekor gajah liar ditemukan mati dan gading gajah hilang diambil pemburu.

JAKARTA, NNC - Otoritas kepolisian Thailand telah mengajukan lebih banyak tuntutan lagi terhadap seorang miliarder konglomerat konstruksi yang dituduh memburu hewan langka di area perlindungan satwa liar. Kasus ini telah memicu kecaman publik terhadap hak istimewa yang dinikmati oleh kalangan elit kaya dan mempunyai banyak koneksi di negara tersebut.

Polisi mengajukan tuntutan kepada Premchai Karnasuta dan tiga orang lainnya atas tuduhan penyuapan, kepemilikan senjata api, dan kepemilikan gading gajah pada Rabu (14/3/2018), seperti dilansir dari laman AP.

Sehari sebelumnya, polisi Thailand setelah mengeluarkan sembilan tuntutan lainnya terhadap perjalanan berburu mereka pada awal Februari. Kelompok tersebut menolak semua tuduhan, dan sebelumnya telah mendapatkan jaminan.

Premchai adalah presiden dari Ital-Thai Development, salah satu perusahaan konstruksi terbesar Thailand yang banyak berpartisipasi di proyek mega pemerintah tersebut.

Polisi mengatakan bahwa para tersangka ditangkap di Suaka Margasatwa Thung Yai Naraesuan. Saat penangkapan, polisi menemukan bangkai seekor macan tutul hitam langka dan satwa liar lainnya yang dibawa mereka selama pemburuan.

Reporter : Turkhan Akhyar
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?