• News

  • Religi

Kapan Saat yang Tepat Ajarkan Makna Puasa pada Anak?

Waktu Tepat Ajar Anak Makna Puasa
Bersama Dakwah
Waktu Tepat Ajar Anak Makna Puasa

JAKARTA, NNC - Psikolog Roslina Verauli mengatakan, saat masa anak ikut-ikutan berpuasa, tidak harus memaksa anak paham makna puasa sebenarnya. 

Dikatakan Vera itu hal yang wajar, baru ketika anak sudah mulai mampu berpuasa dalam waktu penuh, anak diajarkan mengenai nilai-nilai puasa sesungguhnya.

"Nanti akan berjalan seiring sejalan , jadi tenang saja orang tua tidak usah panik anaknya bisa puasa atau tidak," kata Vera pada NNC.

Dijelaskan Vera saat menginjak usia empat hingga lima tahun, anak akan meniru model yang ada disekitarnya. Misalnya ketika anak melihat ayah ibu berbuka puasa, melihat ayah ke Masjid, anak sudah mulai mengikuti. 

"Ketika menginjak usia enam hingga tujuh tahun, barulah anak akan berusaha menyamakan diri dengan orang sekitar. Hingga anak mampu berpuasa sesuai dengan ajaran agama dengan tujuan sesuai maknanya," kata Vera.

Lebih lanjut Vera katakan, biasanya saat duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK), anak sudah mencoba ikut-ikut berpuasa, karena mengikuti lingkungan disekitarnya. Namun Vera menghimbau, jika anak kelihatan tidak kuat mengikuti puasa seharian penuh agar tidak dipaksakan.

Sehingga disarankan Vera untuk melatih anak puasa setengah hari terlebih dahulu dan mengajarkan berbuka di tengah hari tidaklah salah bagi usia anak. Hal ini perlu dilakukan orang tua agar anak mengenal aktivitas religi, yakni berpuasa.

"Anak-anak tidak perlu diajarin puasa dengan dipaksa. Anak-anak ketika sudah lihat sejak kecil orang tuanya puasa, anak kecil nanti akan ingin tahu puasa itu apa secara sendirinya," kata Vera.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Firman Qusnulyakin

Apa Reaksi Anda?