• News

  • Nasional

Sambut Idulfitri dan Tahun Politik, Ketua DPR Minta Semua Pihak Jaga Suasana Kondusif

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo.
Industry
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo.

JAKARTA, NNC - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengimbau semua pihak dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriyah dapat saling menjaga suasana kondusif menjelang penyelenggaraan Pilkada pada 27 Juni 2018 dan Pemilu 2019.

"Suasana kondusif pada Hari Raya Idulfitri yang berjalan aman, damai, dan jauh dari provokasi, sehingga pelaksanaan pilkada serentak di 171 daerah pada 27 Juni mendatang juga dapar berjalan kondusif," kata Bambang melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (14/6/2018).

Ditegaskan, sebagai pimpinan DPR dirinya mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga suasana politik tetap kondusif dan jangan menghiraukan pernyataan-pernyataan politik bermuatan provokatif.

"Umat Islam akan merayakan Hari Raya Idulfitri setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, jangan dirusak dengan pernyataan-pernyataan provokatif yang sangat tidak etis," ujarnya.

Menurut Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu, kekhusyukan Ramadan dan Idulfitri jangan sampai dirusak oleh berbagai provokasi yang mendiskreditkan kelompok masyarakat yang memiliki visi berbeda.

"Demokrasi sudah menjadi pilihan final di Indonesia, selama ini praktik demokrasi dan suasana kebangsaan berlangsung kondusif," kata Bamsoet, demikian dia disapa.

Bambang  menilai, penyelenggara Pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), telah menjadwalkan pelaksanaan dan mekanisme Pilkada serentak 2018 maupun Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 untuk memilih pemimpin daerah, pemimpin nasional dan anggota legislatif.

"Menjelang pelaksanaan pilkada serentak dan pemilu serentak, agar semua pihak saling berusaha menjaga suasana kondusif, bukannya malah melontarkan kata-kata kasar dan menyerang pihak yang dinilai berbeda visi. Terlalu mahal, jika rakyat sampai diadu domba," katanya.

Dijelaskan juga, praktik politik yang penuh provokasi, adu domba, dan anarkistis,  bukanlah budaya masyarakat Indonesia yang santun dan gotong-royong.

DPR bersama Pemerintah dengan dukungan penuh TNI dan Polri, kata dia, akan memastikan jalannya demokrasi tetap terjaga dalam suasana kondusif.

"Masyarakat Indonesia juga sudah bersepakat bahwa adab demokrasi selalu berpijak pada akar budaya nasional yang menjujung tinggi semangat musyawarah untuk mufakat," tegas Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?