• News

  • Kesehatan

Merokok dan Konsumsi Alkohol 100 Kali Berisiko Picu Kanker Kepala Leher

dr Diani Kartini SpB(K)Onk dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)
Istimewa
dr Diani Kartini SpB(K)Onk dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)

JAKARTA, NNC - Kanker kepala leher adalah kanker dengan keganasan yang ditemukan pada mata, rongga mulut, faring, laring, sinus, tiroid, kelenjar saliva dan lain-lain. Adapun tipe kanker kepala leher yang paling banyak terjadi adalah tipe Karsinoma Sel Skuamosa (KSS).

Kata dr Diani Kartini SpB(K)Onk dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), ada banyak faktor risiko yang memicu terjadinya kanker kepala leher. Beberapa risiko diantaranya adalah tembakau, alkohol dengan risiko 3-9 kali, susur daun sirih, hingga infeksi HPV.

"Merokok berisiko kanker kepala leher 5-9 kali, konsumsi alkohol 3-9 kali berisiko kanker kepala leher. Kalau melakukan keduanya, merokok dan minum alkohol, 100 kali berisiko terjadi kanker kepala leher," kata dr Diani dalam Support Group yang diadakan Cancer Information and Support Center (CISC) dengan tema Kanker Kepala Leher di Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Lebih lanjut dr Diani katakan, kanker kepala leher menjadi kanker terbanyak ke-6 di dunia. Kejadian kanker kepala leher ini juga banyak terjadi pada laki-laki dibanding perempuan.

Tercatat ada sebanyak 690.000 kasus kanker kepala leher baru per tahun, dengan 380.000 kematian tiap tahunnya.

"Ada banyak masalah dalam menangani kanker kepala leher. Beberapa diantaranya, gejala awal sulit dikenali, terlambatnya penanganan dan jauh dari fasilitas kesehatan. Budaya di Indonesia, pengobatan alternatif, malas follow up keadaan dan asuransi kesehatan juga jadi masalah dalam menangani kanker kepala leher," kata dr Diani.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?