• News

  • Nasional

Banjir Informasi Negatif di Tahun Politik, Ini Tanggapan Mensos

Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita.
Dokumentasi NNC/Dominikus Lewuk
Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita.

PROBOLINGGO, NNC - Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita menyinggung soal tahun politik yang kerap diwarnai dengan membanjirnya informasi negatif. Yakni informasi yang mengandung ujaran kebencian, hasutan, propaganda, kabar palsu atau fitnah dan sebagainya. Terlebih di era digital, konten negatif dapat berpindah dengan cepat. 

"Bahkan melalui sosial media banyak konten yang mengandung paham dan ideologi berbeda dengan agama tersebar luas. Ajaran semacam ini, bertentangan dengan esensi ajaran Islam yang mengedepankan sikap tassamuh (toleran), tawasuth (moderat),  tawazun (berimbang)," kata Mensos, seperti dalam keterangan tertulis yang NNC terima, Minggu (16/9/2018).

Bagi Mensos, kemajuan teknologi merupakan sebagai tantangan sekaligus peluang bagi pesantren dalam mendiseminasikan informasi,” katanya. 

Mengantisipasi perkembangan ini, penting memperkuat pengetahuan dan kearifan dari setiap individu masyarakat untuk menerima, menyaring, dan menggunakan informasi. 

“Di sinilah sebaiknya mengambil teladan kepribadian agung dari Kyai Haji Sholeh Nahrowi,” kata Mensos. Ulama terkemuk ini dikenal karena penghormatannya yang tinggi kepada semua insan tanpa memandang status sosial (ras, budaya, suku) dan istiqomah bergaul dengan siapapun. 

Mensos mengajak masyarakat agar meneladani dan mengamalkan perilaku Arif Billah dalam kehidupan sehari-hari. “Perbedaan pendapat dan pandangan dalam iklim demokrasi semestinya tidak memecah belah, namun justru menjadi saling ikat satu dengan yang lain,” kata Mensos.

Pernyataan ini disampaikan Mensos saat berada di ponpes Baitus Solihin untuk menghadiri haul almarhum KH Sholeh Nahrawi. Kehadiran Mensos mewakili Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir.

Kepada hadirin, Mensos menyampaikan salam hangat Presiden Joko Widodo untuk keluarga besar pesantren Baitus Solihin. 

Dalam kesempatan itu, Mensos menyerahkan secara simbolik bantuan penguatan kearifan lokal untuk Sanggar Seni Baitus Sholihin Genggong, senilai Rp100.000.000.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?