• News

  • Nasional

Ini Kata Milenial Papua Tentang Jokowi

Jokowi dinilai bekerja sepenuh hati membangun Papua.
NNC/Adiel
Jokowi dinilai bekerja sepenuh hati membangun Papua.

JAKARTA, NNC - Putra Papua yang akan bertarung sebagai Caleg DPRD DKI dari PKB, Alof Rumayomi, mengaku bersyukur telah diberikan pemimpin yang baik seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang bekerja dengan hati dalam membangun bangsa, khususnya di Papua. Karenanya ia berharap Jokowi kembali terpilih di Pilpres 2019.

"Jokowi bekerja dengan sepenuh hati. Kami berharap Jokowi kembali terpilih dan sisa programnya bisa di selesaikan. Jokowi ingin memberikan yang terbaik bagi Papua," kata Alof dalam diskusi publik bertema 'Membangun Keadilan Sosial di Tanah Papua' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).

Sementara itu, pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menyebut, pemerintahan Jokowi sedang bekerja keras untuk menyelesaikan sejumlah persoalan di tanah Papua.

"Berbagai pembangunan yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi semakin menumbuhkan rasa nasionalisme rakyat Papua. Pemerintahan Jokowi sedang bekerja keras selesaikan persoalan di tanah Papua," ungkap Karyono.

Menurutnya, kinerja nyata Jokowi ini mungkin membuat sebagian rakyat Papua baru merasakan menjadi bagian dari Indonesia di pemerintahan sekarang.

Sebab, lanjutnya, paradigma pembangunan di era Jokowi adalah membangun Indonesia centris bukan Jawa Centris. Jokowi menggunakan filosofi Bangunlah Jiwanya, Bangunlah badannya. "Visi Nawa Cita dan Revolusi Mental merupakan pengejawantahan dari filosofi tersebut," terangnya.

Karyono kemudian membeberkan sejumlah terobosan pembangunan di era Jokowi, seperti pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang sudah sampai dari 2015 - 2018 sepanjang 1982 KM. Kemudian perbaikan jalan yang sudah ada sejak lama di Papua dan Papua Barat mencapai 14.367 KM.

Selanjutnya soal kebijakan BBM Satu Harga, sehingga harga bahan bakar minyak di Papua kini sama dengan di Pulau Jawa. "Kebijakan BBM satu harga. Harga BBM di Papua sama dengan di Jawa sebesar Rp6.450 untuk Premium dan Rp5.150 untuk Solar per liter. Dampaknya harga semen turun, harga kebutuhan pokok turun," jelasnya.

Lebih jauh Karyono menyinggung divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 51 persen. Seperti diketahui, dari 51 persen saham Freeport yang dimiliki pihak nasional, 80 persennya dimiliki Inalum sedangkan 20 persen sisanya dimiliki oleh Pemerintah Daerah Papua.

"Kebijakan mengambil alih saham Freeport 51 persen untuk negara. Sebagian saham diberikan untuk rakyat Papua melalui pemerintah daerah. Rp6.450 untuk Premium dan Rp5.150," ungkap Karyono.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?