• News

  • Nasional

Sebut Hoaks Ratna Settingan Kubu Prabowo-Sandi, Projo Akan Beberkan di Bawaslu

Gedung Bawaslu
Berita Inter Nusa
Gedung Bawaslu

JAKARTA, NNC - Relawan Pro Joko Widodo (Projo) melaporkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) pada Kamis (4/10/2018).

Pelaporan itu terkait kabar hoaks penganiayaan salah satu mantan anggota BPN Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet.

Ketua Bidang Organisasi Projo, Freddy Alex Damanik mengatakan, hari ini, Kamis (11/10/2018), Projo akan memenuhi panggilan Bawaslu untuk memberikan keterangan terkait laporan tersebut.

"Kami akan menjelaskan perbuatan BPN Prabowo-Sandi yang telah dilakukan dengan terstruktur sistematis, dan masif, yang didasarkan atas kebohongan (hoaks)," kata Freddy dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).

Pihaknya menduga, kabar hoaks yang dilakukan Ratna merupakan settingan BPN Prabowo-Sandi untuk membangun opini dan memprovokasi masyarakat.

"BPN ini telah memainkan peran dengan sangat cantik. Pernyataan yang satu, disambut oleh pernyataan anggota tim lainnya, terus menerus seperti itu, polanya sangat kelihatan, settingannya sangat gamblang, BPN ini jelas-jelas akan membangun opini dan memprovokasi masyarakat Indonesia," ujar Freddy.

Dijelaskannya, puncak dari drama penyebaran hoaks itu, yakni saat pidato Prabowo yang mengecam tindakan kekerasan yang dialami Ratna. Ia menyebut, kubu paslon nomor urut dua itu telah membangun sentimen negatif kepada capres petahana Jokowi.

"Pernyataan Prabowo dan anggota BPN lainnya yg didasarkan oleh kebohongan Ratna Sarumpaet, disengaja untuk mengarahkan masyarakat agar percaya bahwa pemerintahan Jokowi adalah pemerintahan yang represif, melanggar HAM, pemerintahan yang tidak perduli perempuan, orang miskin, mengabaikan keadilan dan pemerintahan yang sangat merusak demokrasi," ungkapnya.

"Bukti-bukti sudah sangat jelas, rekaman-rekaman video, kliping media, yang paling menguatkan adalah pengakuan Ratna Sarumpaet dan penetapan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka di Kepolisian RI," tegas Freddy.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?