• News

  • Politik

Banyak Baliho Caleg Dipasang Dekat Sekolah di Madiun, Bawaslu: Kita Copot

Bawaslu larang caleg pasang alat kampanye di tempat ibadah, dekat lembaga pendidikan, dan kantor pemerintahan
Kompasiana
Bawaslu larang caleg pasang alat kampanye di tempat ibadah, dekat lembaga pendidikan, dan kantor pemerintahan

MADIUN, NNC - Bawaslu Kota Madiun, Jawa Timur, menertibkan sejumlah alat peraga kampanye (APK) milik calon anggota legislatif di wilayah setempat karena dinilai melanggar aturan.

Ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, Minggu, mengatakan APK berupa baliho milik caleg tersebut dipasang di lokasi yang dilarang.

"Sesuai aturan, APK caleg itu tidak boleh dipasang di tempat ibadah, dekat lembaga pendidikan, dan kantor pemerintahan. Itu berlaku, baik untuk caleg tingkat kota, provinsi, maupun pusat," ujar Kokok Heru kepada wartawan.

Selain itu, APK juga tidak boleh dipasang melintang di jalan raya. Terkait APK yang dipasang menyalahi aturan tersebut, pihaknya meminta agar pemasangannya dipindahkan.

"Untuk di Kota Madiun, kebanyakan dipasang di dekat sekolah, kantor pemerintah, dan lainnya. Karenanya, Bawaslu meminta tim sukses masing-masing caleg untuk mencopotnya," kata dia seperti dilansir Antara, Minggu (14/10/2018).

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk ikut mengawasi pemasangan APK para calon wakil rakyat tersebut. Jika warga menemukan ada yang menyalahi aturan, maka bisa melapor ke Bawaslu Kota Madiun.

Ia menambahkan, jika sudah diberitahu namun tim sukses tak kunjung mencopot atau memindahkan APK ke lokasi yang sesuai, maka Bawaslu bekerja sama dengan Satpol PP setempat akan melakukan pencopotan dan penertiban paksa.

Seperti diketahui, Pemilu tahun 2019, baik legislatif maupun pemilihan presiden, saat ini sedang memasuki tahap kampanye. Kampanye berlangsung mulai tanggal 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Adapun jumlah caleg yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Madiun sebagai peserta Pemilu Legislatif 2019 mencapai 325 orang. Ratusan caleg tersebut akan memperebutkan 30 kursi di DPRD Kota Madiun.

Editor : Irawan.H.P

Apa Reaksi Anda?