• News

  • Nasional

Menlu Retno: DPD RI Bisa Jadi Jembatan antara Daerah dan Luar Negeri

Menteri luar negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi menghadiri acara pembukaan Regional Diplomatic Meeting 2018
istimewa
Menteri luar negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi menghadiri acara pembukaan Regional Diplomatic Meeting 2018

DENPASAR, NNC - Menteri luar negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi menghadiri acara pembukaan Regional Diplomatic Meeting 2018 yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia di Balroom, The Stone Hotel, Legian, Denpasar, Jumat (7/12/2018).

Regional Diplomatic Meeting dihadiri oleh sedikitnya 27 Duta Besar dari negara-negara sahabat yang bertugas di indonesia, Gubernur, Bupati dan perwakilan pemerintah daerah yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Daerah seluruh indonesia, Pimpinan serta anggota DPD RI.

"Tadi saya sampaikan bahwa pertemuan sekarang ini merupakan pertemuan yang dapat menjembatani networking antara para kepala daerah dengan para duta besar negara-negara sahabat di Indonesia," kata Retno kepada wartawan.

Menlu menjelaskan, Presiden Joko Widodo selalu menekankan bahwa ekonomi setiap negara akan kuat kalau ekspornya kuat dan inveatasinya banyak untuk menjadi pendamping dari dana APBN untuk pembangunan.

"Persaingan kuat sekali, bukan hanya dari negara-negara maju tetapi juga negara berkembang. Dengan negara maju biasanya saling melengkapi atau komplementer, dengan negara berkembang kita bisa bersaing karena produknya sama," ujar menlu kelahiran semarang, Retno Lestari Priansari Marsudi dalam sambutannya.

Untuk itu, kata Retno, prodak yang dimiliki Indonesia harus kompetitif. Kemudian selain itu, untuk menarik wisatawan, misalnya, produk-produknya tidak hanya destinasinya saja. Destinasi bisa bagus tapi kalau tidak dikemas, maka Indonesia akan bersaing ketat dengan negara lain demikian juga dengan investasi.

"Oleh sebab itu, perlu ada perubahan kuktur yang betul-betul harus kuat, dalam artian, birokrasi kita harus disederhanakan, good goverment harus kita lakukan. Semuanya demi agar kita menjadi kompetitif agar kita mendapatkan bagian dari ekonomi dunia yang cukup besar," jelas mantan dosen di Universitas Gajah Mada itu.

Sebagaimana diketahui, tema yang diangkat dalam  Regional Diplomatic Meeting 2018 adalah Memperat strategi dan efektivitas kerjasama investasi dan perdagangan antara daerah dan luar negeri ini digelar selama dua hari, Jumat dan Sabtu (7-8/12/2018).

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?