• News

  • Hukum

Begini Pengakuan Mengejutkan Oknum Guru Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos

Ilustrasi
dok.Istimewa
Ilustrasi

JAKARTA, NNC - Guru Sekolah Menengah Pertama berinisial MIK (38) yang merupakan penyebar hoaks surat suara tercoblos di media sosial mengaku, membuat sendiri narasi kalimat postingan di akun Twitter-nya bernama @chiecilihie80.

MIK sengaja melakukan hal itu dengan maksud memberitahukan kepada para tim pendukung Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02 tentang informasi tersebut. Motifnya, hingga kini masih didalami, namun pelaku mengaku hanya ingin memposting saja.

Tapi polisi tidak percaya begitu saja, maka dari itu MIK masih diperiksa secara intensif. Dia sempat mention hoaks itu ke akun twitter Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional, Dahnil Anzar Simanjuntak dan memintanya menindaklanjuti.

"Akun twitter @chiecilihie80 menuliskan kalimat, mention ke akun twitter @dahnilanzar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Sabtu (12/1/2019).

Awalnya MIK tak mengaku pada polisi kalau dia yang membuat narasi itu sendiri. Dia berdalih itu merupakan dari akun medsos lain, namun ketika diminta menunjukkan dia tidak bisa.

"Bahwa setelah informasi tersebut viral, tersangka menghapus postingannya dari akun twitter miliknya," katanya.

Sebelumnya, polisi sudah menangkap empat tersangka penyebaran hoax tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos yang dikabarkan ditemukan di Pelabuhan Tanjung Priok. 

Empat pelaku yang diringkus yaitu J, HY, LS dan BBP. Keempatnya ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda, namun sampai saat ini belum ada indikasi para pelaku tersebut saling terkait.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?