• News

  • Nusantara

Ibu dan 2 Anaknya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Ditutupi Kain di Kamar Belakang

Jenazah salah satu  korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian
istimewa
Jenazah salah satu korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian

BENGKULU, NNC - Tragis benar nasib Hasnatul Laili alias Lili (35) bersama dua anaknya yang bernama Melan Miranda (16) dan Cika Ramadani (10). Ketiganya ditemukan tewas menggenaskan  bersimbah darah di rumahnya, di RT 08, Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Mayat ketiganya ditemukan di kamar belakang dengan ditutupi kain,  Sabtu (12/1/2019), sekira pukul 17.31 WIB oleh kakak korban yang bernama Jamadi (40). Polisi menduga ketiganya menjadi  korban pembunuhan.

Diduga pembunuhan keji yang dialami ketiganya dilakukan oleh orang dekat para korban. Karena pada jasad para korban penuh dengan luka pukulan benda tumpul pada bagian kepala dan juga luka lebam disekujur tubuh.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika kepada wartawan di Rejang Lebong, Minggu (13/1/2018), mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan mengungkap motif pembunuhan yang menimpa janda beranak dua tersebut.

"Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara," kata Kapolres dilansir Antara.

Selain itu, pihaknya juga sudah menemukan mobil milik korban yang sempat hilang, yakni mobil Suzuki jenis APV warna gold, pelat BD 1702 LO, yang terparkir di halaman belakang RSUD Curup, pada Sabtu malam sekitar pukul 22.41 WIB.

Saat ditemukan, di dalam mobil tersebut beberapa tandan buah pisang serta jerigen warna putih, kemudian juga terdapat bekas ceceran darah di bagian samping belakang kanan.

Sejauh ini pihaknya belum bisa menyimpulkan pelaku dan motif pembunuhan pedagang pisang dan keluarganya itu, karena masih dalam proses penyelidikan petugas, namun diperkirakan korban dihabisi oleh orang yang dikenal.

Sementara itu, untuk mengungkap kasus ini tim penyidik telah mengambil video cctv milik RSUD Curup.w“Kita sudah meminta rekaman cctv rumah sakit, semoga pelaku bisa kita ungkap,” tegasnya.

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?