• News

  • Politik

Malam Ini, Presiden Jokowi Sampaikan Pentingnya Dua Program Ini di 5 Stasiun TV

Presiden Joko Widodo
istimewa
Presiden Joko Widodo


JAKARTA, NNC - Malam ini, Minggu (13/1/2019) sebanyak lima (5) stasiun televisi (TV) secara serentak menayangkan pentingnya dua  versi Presiden Joko Widodo.

Adapun, ke-5 Stasiun Televisi tersebut adalah Surya Citra Televisi (SCTV), Indosiar, Net TV, Jak TV. Keempat stasiun TV swasta Nasional ini akan tayang pada pukul 21.00 WIB.

Sementara TV One akan menayangkan program visi,misi yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada pukul 22.00 WIB.

"Malam ini serentak tayang di SCTV,Indosiar,Net TV,Jak TV jam 21.00 WIB, TV One jam 22.00 WIB," demikian isi pesan singkat whatas app yang disertakan dengan potongan video berdurasi 1 menit, Minggu (13/1/2019).

Adapun, pada tag line video tersebut berjudul "VISI PRESIDEN, Episiode Infrastruktur" .

"Infrastruktur merupakan syarat dan fondasi sebagai syarat dasar bagi negara kita ini, untuk maju. Infrastruktur yang baik akan membuat kita untuk lebih muda dan lebih cepat, lebih murah," kata Presiden Joko Widodo yang mengenakan baju kemeja berwarna putih dengan lengan baju digulung sebatas hingga pergelangan tangan.

"Saya perkirakan dari Solo-Jakarta dan Jakarta ke Solo ditempuh dalam 6 jam. Sejak kawasan-kawasan yang terlewati oleh jalan tol itu, juga ikut berkembang," sebut Jokowi mempresentasekan visi,Misi pembangunan infrastrukturnya itu.

Tampak dalm video tersebut adalah salah seorang aktris Rafi Ahmad yang mengenakan baju kameja berwarna merah, seiring warna baju PDI Perjuangan, namun tanpa logo kepala banteng yang ikut tersenyum dan mengangguk-anggukan kepala sembari memberikan aplous uasai Jokowi bicara soal infrastruktuir.

"Anak-anak sekolah atau ibu-ibu yang mau ke pasar, biasanya harus mutar sepanjang 5 kilo meter. Namun, setelah dibangun jembatan gantung, maka jarak tempuh itu menjadi hanya 10 menit dari desa yang satu ke desa yang lain," jelas Joko Widodo yang kembali diikuti riuhan tepuk tangan oleh para hadirin.

"Ke depan, kita akan masuk ke dalam pembangunan sumber daya manusia secara besar-besaran," kata Joko Widodo.

Terkait sosialisasi visi,misi capres-cawapres di pilpres 2019, Tim Kampanye Nasional (TKN), sebelumnya telah melakukan konsultasi tengang aturan teknis sosialisasi visi-misi capres-cawapres dengan pihak penyelenggara pemilu dalam hal ini adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU). TKN bertanya boleh-tidaknya sosialisasi menggunakan media televisi. Sebab lewat televisi, sosialisasi visi-misi dinilai akan lebih optimal jangkauannya.

"Nanti kita tanyakan bisa nggak lewat televisi. Kalau bisa kan asik juga berapa hari, kalau kami kan bisa berhari-hari bikin visi-misi. Kan selama ini dijagain terus oleh KPU, dibatasi nggak boleh beriklan visi-misi kan, nggak boleh sampaikan visi-misi pada satu bulan sebelum 21 hari kampanye tidak boleh melalui media masa," kata Arya.

Sementara itu, Ketua KPU RI, Arief Budiman sebelumnya mengatakan penyampaikan visi-misi tidak difasilitasi karena adanya keinginan yang berbeda dari tim pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Nantinya, KPU membebaskan waktu sosialisasi kepada timses pasangan calon. KPU tidak membatasi durasi sosialisasi," kata Arief Budiman kepada wartawan beberapa waktu lalu di Kantornya, Jl. Imam Bonjol,Jakarta.

 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?