• News

  • Nusantara

Tujuh Tahun Cabuli Anak Kandung, Caleg Asal Pasaman Barat Diburu Polisi

ilustrasi kekerasan seksual pada anak.
Konvesi
ilustrasi kekerasan seksual pada anak.

SIMPANG EMPAT, SUMBAR, NNC - Jajaran Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan pencarian terhadap seorang calon legislatif DPRD Pasaman Barat, AH yang diduga cabuli anak kandungnya ke daerah Depok, Jawa Barat.

"Personil telah kita turunkan mengejar pelaku ke Depok, Jawa Barat. Kesulitannya hingga saat ini, pelaku selalu bergerak dan berpindah-pindah," kata Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso di Simpang Empat, Sabtu (16/3/2019).

Ia mengatakan pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sebelumnya di Bandung dan saat ini diduga berpindah ke Depok.

Pihaknya kesulitan mendeteksi posisi dimana tepatnya pelaku. Sebab, ketika dilacak, telepon genggam pelaku dalam keadaan mati.

Pihaknya juga melibatkan anggota Polres se-Jawa Barat untuk menangkap pelaku untuk diproses lebih jauh.

Terhadap AH status Daftar Pencarian Orang juga sudah diterbitkan terhadap dirinya dan ini telah di koordinasikan dengan seluruh Polres se-Jawa Barat.

Untuk menangkap pelaku, juga telah disebarkan identitas dan foto pelaku ke seluruh Polsek dan Polres di daerah itu.

Ia berharap, dengan disebarnya data pelaku di internal Polri dapat segera menangkap para pelaku yang saat ini diduga kabur ke Pulau Jawa.

"Kepada AH diharapkan dapat segera menyerahkan diri, sehingga memudahkan mengungkap kasus pencabulan tersebut," imbaunya, seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, AH dilaporkan istri dan anaknya karena diduga melakukan perbuatan tindak pidana pencabulan terhadap putri kandungnya sendiri.

Dalam pengakuan korban, terlapor AH sudah menodai dirinya sejak usia 10 tahun hingga berusia 17 tahun. Selama tujuh tahun itu korban diduga dibujuk dan diancam agar tidak membuka suara tentang perbuatan bejat ayah kandungnya.

Editor : Irawan.H.P

Apa Reaksi Anda?