• News

  • Pendidikan

Camp Anak Pulau Perlebar Wawasan Anak Pulau

Salah satu kegiatan Camp Anak Pulau mengunjungi Monas (Istimewa)
Salah satu kegiatan Camp Anak Pulau mengunjungi Monas (Istimewa)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM- Mengusung tema "Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia," Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau (KIJP) menggelar kegiatan Camp Anak Pulau (CAP) pada 12 hingga 14 Januari. 

Ferari Tioarbi, Head of Relations CAP, mengatakan CAP melibatkan 17 anak dari 17 sekolah di Kepulauan Seribu (Jakarta) serta Serang (Banten) yang telah terpilih melalui serangkaian seleksi dan penilaian asesor. “Dengan didampingi satu orang guru pendamping dari sekolah masing-masing, mereka akan mewakili sekolahnya untuk berangkat ke Jakarta,” kata Ferari dalam siaran pers yang diterima, Minggu (15/1/2017).

Selama pelaksanaan CAP, anak-anak diajak mengunjungi sejumlah tempat di Jakarta yakni pada hari pertama, berkunjung pusat peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi (PP Iptek) di Tamana Mini Indonesia Indah. 

Pada hari kedua, jika para guru pendamping diajak mengunjungi Sekolah Cikal untuk mengikuti workshop, anak-anak dibawa berkunjung kesejumlah tempat; mengunjungi Bank BTPN untuk belajar membuka rekening tabungan dan menabung kemudian, melihat secara langsung proses kerja media televisi di studio kantor berita CNN Indonesia serta, bermain dan belajar bersama di PT pertamina (persero).

Sementara pada hari ketiga kata Ferari, mengunjungi TMC Polda Metro di mana anak-anak mendapat kesempatan mengendari motor patroli bersama Polwan. Pada hari yang sama, anak-anak juga diajak mengunjungi establishment kompas di kidzania kemudian diberikan privilege untuk membeli buku pilihan mereka sebesar Rp100.000.

Di sisi lain para guru pendamping diberikan materi metode mengajar kreatif di menara BTPN. Selepas rangkaian acara berakhir, anak-anakl bersama guru pendamping diajak mengunjungi Monas.

Pelbagai kesempatan pengalaman yang diberikan, kata Ferari diharapkan dapat lebih membuka wawasan para anak pulau tentang serunya mengejar cita-cita, merasakan seperti apa dunia pekerjaan mereka kelak. "Diharapkan juga lebih semangat mengejar cita-cita ke jenjang yang paling tinggi,” katanya lagi.

Usai mengikuti serangkaian kegiatan CAP, anak-anak pulau diharapkan menjadi 'agen' perubahan di sekolah mereka juga menceritakan hal-hal positif ini kepada orangtua masing-masing. Hal itu sangat diperlukan karena masih banyak orang tua yang belum rela melepas anak-anaknya untuk melanjutkan sekolah ke luar pulau. 

Sementara harapan kepada para guru pendamping, akan mendapatkan wawasan langsung guna memperkaya cara mereka dalam melakukan proses pengajaran sehari-hari di sekolah.

KIJP sendiri merupakan perkumpulan relawan yang terdiri dari para profesional yang peduli terhadap pendidikan dasar anak di kepulauan Indonesia dengan cara berbagi, menginspirasi, serta membangun cita-cita, dan karakter, dengan melibatkan sekolah, lingkungan, dan masyarakat. 

“Seluruh rangkaian kegiatan KIJP, mengarah kepada satu tujuan, yaitu kemajuan anak-anak pulau yang memiliki tantangan dalam mendapatkan akses untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Novita Permatasari, Head of Relations KIJP.

Dengan visi menjadi wadah profesional untuk terjun sebagai relawan dan turut berkontribusi dalam pendidikan anak Indonesia. KIJP yang didirikan pada 2014, memiliki misi untuk menginspirasi dan membangun cita-cita anak Indonesia, membentuk anak menjadi pribadi yang berkarakter positif, serta menciptakan agen perubahan dengan memaksimalkan sumber daya lokal, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

KIJP yang memiliki jargon “Bangun Inspirasi Anak Indonesia” telah mengadakan kegiatan-kegiatan berbagi inspirasi dan community development di 17 sekolah dasar di Kepulauan Seribu dan Serang, Banten yang tersebar di 12 pulau; Pulau Tidung, Payung, Kelapa, Harapan, Pari, Lancang, Panggang, Pramuka, Untung Jawa, Sabira di Kepulauan Seribu, juga Pulau Tunda dan Panjang di Serang, Banten. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Martina Prianti

Apa Reaksi Anda?