Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:46 WIB

  • News

  • Nasional

Helikopter Bell 412 EP HA-5178 Squadron-11/Serbu Evakuasi Dua Pasien

 Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi menggunakan helikopter untuk mengevakuasi seorang ibu yang hendak melahirkan dari RS Kepi, Distrik Bade, menuju RSUD Merauke, Papua, pada Jumat (11/8) sekitar pukul 15.30 WIT. (Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)
Istimewa
Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi menggunakan helikopter untuk mengevakuasi seorang ibu yang hendak melahirkan dari RS Kepi, Distrik Bade, menuju RSUD Merauke, Papua, pada Jumat (11/8) sekitar pukul 15.30 WIT. (Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih)

PAPUA, NETRALNEWS.COM - Kepala Bagian Operasional Ekspedisi NKRI 2017 Letnan Kolonel Inf Adek Chandra Kurniawan, memimpin proses evakuasi terhadap dua pasien di RS Kepi menuju RSUD Marauke, di Papua, Jumat (11/8/2017) pukul 15.30 WIT.

Kedua pasien itu yakni Ibu Christiani Salma (21) hendak melahirkan bayi kembar, namun harus segera menjalani operasi cesar dan RS terdekatnya yakni RSUD Merauke. Pasien lainnya adalah  Aforonarius Momonemo (30), terkena sengatan listrik tegangan tinggi saat akan memasang umbul-umbul di tempat kerjanya. Dia terjatuh dan terkena kabel putus yang mengakibatkan syaraf mati, kedua kaki dan lengan kanan luka bakar.

Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter jenis Bell 412 EP HA-5178 Squadron-11/serbu dari Pusat Penerbang Angkatan Darat, yang dipiloti Kapten Cpn Akhmad Mahmudin (lulusan PSDP Penerbang TNI tahun 2008) dan Copilot Letda Cpn Maidiar lulusan (PSDP Penerbang TNI tahun 2014) bersama tim Ekspedisi NKRI.

Menurut Letnan Kolonel (Letkol) Inf Adek Chandra Kurniawan, Aforonarius Momonemo, korban sengatan listrik tegangan tinggi itu membutuhkan penanganan khusus sehingga ikut di evakuasi ke RSUD Merauke bersama Bell 412 HA-5178 Squadron-11/serbu milik TNI.

Proses evakuasi berjalan lancar,  dan kedua pasien dipindahkan melalui jalur udara sekitar satu setengah jam perjalanan. Tindakan evakuasi tersebut dilakukan karena RS Kepi terkendala keterbatasan fasilitas medis, sehingga dilakukan penyelamatan pasien dengan evakuasi jalur udara dibantu tim evakuasi  menggunakan helikopter oleh Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi bersama Tim Medis RS Kepi  menuju RSUD Merauke.

Dijelaskan, evakuasi menggunakan helikopter merupakan solusi terbaik, mengingat ibu yang hendak melahirkan itu harus harus menyebrangi sungai, untuk sampai di tanah Merauke mengingat transportasi jalur darat.

Sebelumnya,  Christiani Salma sudah tiga hari berjuang melawan rasa sakit untuk melahirkan calon bayi kembarnya.  "Evakuasi harus segera dilakukan guna menyelamatkan pasien karena butuh penanganan medis di RSUD Merauke," ujarnya.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?