Senin, 26 Februari 2018 | 00:22 WIB

  • News

  • Nusantara

Kantor Gubernur Bali Dilahap Si Jago Merah

Kantor Gubernur Bali terbakar
Bali Post
Kantor Gubernur Bali terbakar

DENPASAR, NNC - Kantor Gubernur Bali dikabarkan terbakar. Peristiwa itu terjadi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menggelar rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon serta penetapan daftar pasangan calon (DPC) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018. Kebakaran terjadi di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur, Selasa (13/2/2018).

Diketahui, dalam undian tersebut, pasangan Wayan Kosterdan Tjokorda Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) mendapatkan nomor urut 1, sedangkan pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) kebagian nomor urut 2.

Berita yang beredar, setelah seluruh rangkaian acara pengundian nomor urut berakhir dan undangan meninggalkan tempat acara, asap mulai mengepul dari Gedung Unit 5 Kantor Gubernur Bali,  persisnya di sebelah utara Gedung Wiswa Sabha. Sekedar diketahui, unit 5 merupakan kantor Biro Hukum dan Biro Kesra Pemprov Bali, sekaligus Press Room.

Hampir setengah jam, tampak terlihat asap putih ke luar dari lantai 2 dan lantai 3 Gedung Unit 5 Kantor Gubernur Bali tersebut. Berselang 30 menit kemudian, kepulan asap hitam mulai terlihat, yang diikuti percikan api di lantai 2 dan 3.

Beruntung, mobil dinas kebakaran (Damkar) segera dikerahkan untuk memadamkan si jago merah yang sedang melahap fisik gedung tersebut.

Dua unit mobil dinar kebakaran (Damkar) segera tiba di lokasi dan berusaha untuk memadamkan jago merah yang tengah melahap gedung pemprov Bali.

Kobaran api yang semakin parah, membuat 2 unit Damkar kembali dikerahkan. Namun karena api terlanjur membesar, pemadaman menjadi sulit dilakukan. Tak lama kemudian, 3 unit Damkar kembali dikerahkan, meski kobaran api semakin garang.

Hingga berita ini ditulis, api sepenuhnya belum mampu dijinakkan.

Informasi yang dihimpun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Meski demikian, hampir bisa dipastikan, sebagian dokumen di unit Biro Hukum dan Biro Kesra Pemprov Bali bisa ludes dilahap si jago merah.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?