• News

  • Nusantara

Survei IDM, Ganjar Pranowo-Taj Yasin Kalah di Pilkada Jateng, Ini Penyebabnya

Pasangan Cagub Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin
dok.Istimewa
Pasangan Cagub Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin

JAKARTA, NNC - Hasil survei Indonesia Development Monitor (IDM) menunjukkan, jika Pilkada Jawa Tengah 2018 digelar hari ini, maka pasangan Cagub dan Cawagub Sudirman Said-Ida Fauziah akan keluar sebagai pemenang.

Dalam rilis survei IDM, Sudirman-Ida meraih 47,3 persen suara, mengalahkan pasangan calon petahana Ganjar Pranowo -Taj Yasin yang mendapatkan dukungan 40,3  persen responden.

"IDM melakukan survei dengan memberi pertanyaan secara spontan kepada responden, soal siapakah yang akan mereka pilih jika Pilgub digelar hari ini," kata Direktur Eksekutif IDM, Fahmi Hafel dalam keterangan persnya, Rabu (13/6/2018).

"Jawaban secara top of mind dari 2002 sebanyak 47,3 persen memilih pasangan Sudirman Said–Ida Fauziah, sedangkan sebanyak 40,9 persen persen memilih pasangan Ganjar Pranowo -Taj Yasin dan sebanyak 11,8 persen tidak menjawab," ungkapnya.

Fahmi menambahkan, dengan pertanyaan yang sama menggunakan kertas kuisioner dan alat bantu simulasi kartu suara, paslon Sudirman-Ida juga unggul dengan meraih suara sebesar 54,6 persen. Sedangkan Ganjar-Taj dipilih sebanyak 42,8 persen, dan sebanyak 2,6 persen belum menentukan pilihan.

Dijelaskan Fahmi, tingginya elektabilitas Sudirman-Ida disebabkan beberapa faktor, dimana 78, 2 persen responden yang berlatarbelakang Kaum Nadliyin yang paling memerangi korupsi lebih memilih Sudirman-Ida.

"Mereka lebih banyak memilih Ida sebagai wakil NU yang berpasangan dengan Sudirman yang juga tidak punya pontensi tersangkut kasus korupsi, dibandingkan dengan Taj Yasin yang berpasangan dengan Ganjar Pranowo yang berpotensi tersandung kasus korupsi e-KTP," sebut Fahmi," ucap dia.

Dugaan keterlibatan Ganjar dalam skandal mega korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP) itu, juga diangkat dalam survei IDM, untuk mengetahui pendapat masyarakat Jateng yang terwakilkan oleh responden.

Hasilnya, sebanyak 54,9 persen responden menyatakan Ganjar terlibat dalam kasus e-KTP. Sedangkan 41,8 persen responden percaya, Ganjar tidak terlibat. Sisanya 3,3 persen responden tidak menjawab.

"Hasil ini terjawab setelah responden diberi pertanyaan 'Menurut anda, apakah anda yakin kalau Ganjar Pranowo benar-benar terlibat dalam kasus e-KTP?" papar Fahmi.

"Karena alasan responden, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan memanggil Ganjar Pranowo berkali-kali jika dia tidak terlibat dalam kasus korupsi e-KTP," tandasnya.

Kesimpulannya, masyarakat Jateng ingin memiliki pemimpin yang bersih dari korupsi. Hal itu tergambar jelas dalam survei IDM dengan pertanyaan 'Kepala Daerah seperti apa yang anda inginkan dan anda terima  terkait dengan maraknya kepala daerah yang tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi?'

Hasilnya menurut Fahmi, sebanyak 89.2 persen masyarakat Jawa Tengah yang diwakili oleh responden menjawab menginginkan Kepala Daerah yang tidak terlibat dalam kasus korupsi.

"Bahwa secara umum masyarakat Jawa Tengah mengetahui korupsi sebagai sebuah kejahatan yang luar biasa, sama halnya dengan terorisme," ucap dia.

"Oleh karena itu secara mayoritas masyarakat Jawa Tengah menginginkan adanya pemerintahan yang bersih (bebas korupsi), karena dengan korupsi baik langsung maupun tidak langsung berimbas kepada masyarakat," jelas Fahmi.

Diketahui, survei ini dilakukan pada 28 Mei-4 Juni 2018, dengan jumlah responden sebanyak 2002 warga Jawa Tengah yang tersebar secara proporsional di 35 Kota/Kabupaten sesuai sebaran Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada 2018 yang berjumlah 27.068.125 pemilih.

Metode penelitian survei menggunakan metodologi kuantitatif dengan wawancara langsung dan pengisian kuisioner. Penarikan sampel dengan metode multistage random sampling berdasarkan total populasi masyarakat yang memiliki Hak Pilih pada saat Pilgub 2018 dengan tingkat kepercayaan 98 persen dan Margin of Error kurang lebih 2,6 persen.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?