• News

  • Nusantara

Kisah Joni, Si Pemberani Pemanjat Tiang Bendera Dapat Prioritas Jadi TNI

Joni bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
Twitter/@pramonoanung
Joni bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

KUPANG, NNC - Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen Teguh Muji Angkasa mengatakan Yohanis 'Joni' Gala Marschal Lau (14) akan diprioritaskan jika ingin mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI.

"Atas aksi heroiknya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengapresiasi dengan memberikan kemudahan dan memberikan prioritas kepada Yohanis jika ingin menjadi prajurit TNI," katanya dalam keterangan tertulis di Kupang, Minggu (19/8/2018).

Ia mengagumi aksi heroik Joni  memanjat tiang bendera yang talinya terlepas untuk menyelamatkan upacara pengibaran Merah Putih di Pantai Mota'ain, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

"Berkat kesetiaan dan kecintaan kepada NKRI dengan keberaniannya, bendera Merah Putih dapat dikibarkan dalam upacara di wilayah perbatasan negara dengan Timor Leste itu", katanya seperti dilansir Antara.

Untuk itu, TNI memberikan prioritas manakala usianya mencukupi dan memenuhi syarat menjadi prajurit TNI.

Ketika ditanyai cita-citanya, lanjut Teguh, Joni sendiri juga mengaku ingin menjadi seorang prajurit TNI. Jenderal berbintang satu itu menambahkan, tidak menutup kemungkinan juga suatu saat nanti Joni ingin menjadi anggota Polri juga akan mendapatkan prioritas yang sama.

"Kepolisian juga akan memberikan prioritas dan kemudahan kepada yang bersangkutan, karena memang dilihat dari apa yang dilakukan itu cukup heroik, patriotik, dan itu menginspirasi kita semua," katanya.

Sebelumnya, aksi Joni menyelamatkan upacara pengibaran Merah Putih di wilayah perbatasan negara dengan Timor Leste itu menyita perhatian publik dan menjadi viral di berbagai jejaring media sosial.

Akibat aksinya itu, ia pun menuai banjir pujian dari publik termasuk Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi. Joni akhirnya diundang secara khusus oleh Menteri Imam Nahrawi ke Jakarta dan dijanjikan untuk menonton salah satu cabang olah raga dalam perhelatan Asian Games 2018.

Ia diterbangkan dari Bandara El Tari Kupang pada Sabtu (18/8/2018) sekitar pukul 08.10 WITA dengan pesawat Batik Air menuju Jakarta bersama kedua orang tuanya serta Dandim 1605/Belu Letkol CZI I Gusti Putu Dwika dan Kapolres Belu AKBP Christian Tobing.

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?