• News

  • Nusantara

Misteri Pisau Dapur Bergagang Merah yang Ditemukan Dekat Mayat Janda Cantik

Ella Nurhayati semasa hidup
istimewa
Ella Nurhayati semasa hidup

BANDUNG, NNC - Kematian Ella Nurhayati (42), wanita cantik itu ditemukan tewas bersimbah darah Selasa (11/9/2018), di depan rumahnya di Kampung Pangragajian RT 3 RW 9, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat masih menjadi misteri. Polisi masih menelusuri jejak si pembunuh Ella.

Sebuah barang bukti sudah berada di tangan polisi, yakni sebilah pisau bergagang merah. Pisau itu bernoda darah. Ditemukan tergeletak di dekat jasad Ella yang merupakan pegawai sebuah bank pemerintah

Polisi pun menduga, pisau bergagang plastik merah itu diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa Ella dengan lebih dari 32 tusukan di sekujur tubuh Ella.

Tusukan itu terdapat di  tangan kiri, pundak kiri, mata pelipis kiri. Juga dada kanan ada luka tusuk. Tusukan paling mematikan terdapat di bagian dada korban.
 
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (13/9/2018) menjelaskan, pisau itu berjenis pisau dapur. Saat ini, pihaknya melakukan pemeriksaan yang akan dikaitkan dengan alat bukti yang lain, seperti hasil visum dokter.

Polisi juga akan mengecek sidik jari yang ada di pisau tersebut. Termasuk barang bukti lain seperti dua ponsel karyawati bank tersebut dan ponsel anak korban. Polisi hingga kini masih memintai keterangan para saksi. Ada delapan saksi yang dimintai keterangan.


Hasil olah TKP sebelumnya disebutkan korban menderita hingga 23 luka tusukan yang menyebar di beberapa bagian tubuhnya. Namun hasil pemeriksaan ternyata ada lebih dari 32 tusukan.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Ella sudah berstatus janda sejak tahun 2004 setelah bercerai dari suaminya dan mempunyai seorang anak berkebutuhan khusus (ABK). Ella tinggal sendirian. Tapi kalau hari libur, anak lelaki semata wayang Ella sering berkunjung ke rumah.

Diberitakan sebelumnya, jasad Ella ditemukan ketika salah satu tetangganya, Deni, dikediaman milik korban melihat anak korban yang menangis sambil membawa HP dan pakaian yang berlumuran darah.

"Setelah membuka pagar rumah melihat ke dalam rumah korban dan menemukan korban sudah kondisi tertelungkup dengan penuh darah," kata dia.

Deni kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polsek Lembang. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan sebilah pisau dapur.

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?