• News

  • Nusantara

Pascagempa Pelayanan Publik di Sulteng Tetap Berjalan

 Pascagempa pelayanan publik di Sulteng tetap berjalan.
BNPB
Pascagempa pelayanan publik di Sulteng tetap berjalan.

PALEMBANG, NNC -  Pascagempa dan tsunami pelayanan publik di Sulawesi Tengah tetap berjalan meskipun belum maksimal. Karena pelayanan kepada masyarakat terutama bidang pemerintaan penting sehingga pemerintahan di daerah gempa dan tsunami harus tetap jalan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, setelah gempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah pelayanan kepada masyarakat tetap dilaksanakan

"Pelayanan kepada masyarakat tetap dilaksanakan walaupun infrastruktur mengalami kerusakan, kata Tjahjo, Kamis (11/10/2018).

Tjahjo menuturkan pelayanan publik dilaksanakan di bawah tenda yang telah dibuat pegawai dalam pelayanan publik tersebut.

Lebih lanjut Tjahjo menuturlkan untuk membantu pemulihan di daerah terdampak gempa dan tsunami Kementerian Dalam Negeri telah mengirim tim pendamping untuk pemerintah daerah di Sulteng.

"Ada sekitar 110 pegawai yang dikirim di lokasi gempa untuk memantau sekaligus membantu roda pemeritahan di provinsi yang terkena musibah tersebut, ujar dia.

Yang jelas roda pemerintahan harus berjalan walaupun terjadi musibah gempa dan tsunami.

Tjahjo juga menjelaskan, sekarang ini jajaran kemendagri sedang menginventarisir jumlah kantor, gedung dan tempat pelayanan publik yang mengalami kerusahan.

Begitu juga mengenai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada terus didata karena gempa dan tsunami banyak menelan korban jiwa termasuk kalangan PNS.

"Berdasarkan data ada 59 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di provinsi itu yang meninggal dan 40 staf atau PNS juga ikut menjadi korban meninggal dunia dan terbanyak di Palu," ujarnya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?