• News

  • Nusantara

12 Korban KKB Berhasil Selamat dan Dievakuasi, Berikut Identitasnya

Korban selamat dari kekejaman KKB
ntmc Polri
Korban selamat dari kekejaman KKB

JAKARTA, NNC - Aparat gabungan TNI dan Polri berhasil melakukan evakuasi terhadap 12 korban selamat  dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Gunung Kabo, Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.

Dari 12 korban yang selamat tersebut, ternyata tak hanya karyawan dari PT Istaka Karya yang diincar oleh KKB, namun juga pekerja bangunan puskesmas dan gedung sekolah di sekitar lokasi teror.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan ke 12 korban itu berhasil melarikan diri dengan jalan kaki dari tempat kejadian dan selamat dari peristiwa kejam itu.

Para personel gabungan TNI/Polri berjumlah 149 orang berhasil mendatangi tempat kejadian dan menemukan 12 orang tersebut. "Mereka tidak hanya karyawan PT Istaka Karya,” kata Kamal, Kamis (6/12/2018).

Adapun ke 12 korban selamat itu terdiri dari 6 tukang bangunan gedung Puskesmas, 2 tukang bangunan gedung sekolah SMP, dan karyawan PT Istaka Karya sebanyak 4 orang.

Mereka telah dievakuasi ke Wamena dan selanjutnya korban luka tembak dibawa ke RSUD Wamena untuk menjalankan penanganan medis.

Berkut identitas ke 12 orang yang selamat dan berhasil dievakuasi ini:

1. Jhon Tandi (45), tukang bangunan gedung Puskesmas;
2. Yulaman Manggi (26), tukang bangunan gedung Puskesmas;
3. Selpianus Marli (35), tukang bangunan gedung Puskesmas;
4. Siman (24), tukang bangunan gedung Puskesmas;
5. Yulius Samon (25), tukang bangunan gedung Puskesmas;
6. Novianus (18), tukang bangunan gedung Puskesmas;
7. Makbul (40), tukang bangunan gedung sekolah SMP;
8. Saleh (28), tukang bangunan gedung sekolah SMP;
9. Martinus Sampe (23) karyawan PT Istaka Karya (luka tembak di kaki kiri);
10. Jem Rajagukguk (31) karyawan PT Istaka Karya,
11. Jefrianto (20) karyawan PT Istaka Karya (mengalami luka tembak di pelipis kiri;
12. Ayub (21) karyawana PT Istaka Karya (mengalami luka serpihan di kepala dan luka di tangan kanan dan kiri);

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?