• News

  • Nusantara

Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Pariaman Meningkat

Lalu lintas di Kota Pariaman
mapio
Lalu lintas di Kota Pariaman

PARIAMAN, NNC - Sepanjang tahun 2018, pelanggaran tata tertib berlalu lintas di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Kota Pariaman, Sumatera Barat meningkat dibanding tahun 2017

Kasat Lantas Polres Pariaman, AKP Dwi Yulianto mengatakan Sepanjang tahun 2018, Kepolisian Resor (Polres) Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengeluarkan 5.117 lembar surat bukti pelanggaran (tilang) terhadap pengendara yang melanggar tata tertib berlalu lintas.

"Jika kita bandingkan dengan 2017 (4.169 kasus), angka pelanggaran memang mengalami peningkatan," kata AKP Dwi Yulianto di Pariaman, Kamis (3/1/2019).

Dwi Yulianto menjelaskan dari 5.117 pelanggaran tersebut, tercatat 170 kejadian kecelakaan lalu lintas 18 di antaranya meninggal dunia, luka berat 32 orang, luka ringan 285 dan kerugian material mencapai Rp239 juta.

"Jika dibandingkan pada 2017 angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan yaitu 155 kejadian dengan korban meninggal dunia 26 jiwa, luka berat 38, luka ringan 294 dan kerugian material Rp263 juta," ujarnya.

Sedangkan untuk kasus pelanggaran lalu lintas maupun kasus kecelakaan yang dialami oleh para pelajar seringkali terjadi bagi mereka yang belum mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM).

Untuk daerah rawan kecelakaan lalu lintas katanya, terdapat tiga titik di wilayah hukum Polres Pariaman yaitu Jalan Siti Manggopoh Gasan Kabupaten Padang Pariaman, Jalan Siti Manggopoh Desa Naras Kecamatan Pariaman Utara.

"Kemudian Jalan Soekarno Hatta Kurai Taji Kecamatan Pariaman Selatan juga termasuk daerah rawan kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian setempat juga memetakan tiga titik daerah yang rawan melakukan pelanggaran lalu lintas yaitu Jalan Tugu Perjuangan Nan Tongga, Jalan M Yamin Kampung Baru Kecamatan Pariaman Tengah.

Terakhir pihak kepolisian setempat juga menetapkan Jalan Syekh Burhanuddin Karan Aur Kecamatan Pariaman Tengah sebagai daerah rawan pelanggaran lalu lintas.

Pada 2019 ujar dia, pihak kepolisian setempat kembali mengoptimalkan pencegahan pelanggaran lalu lintas serta melakukan penyuluhan ke berbagai sekolah di daerah itu.

Menurut dia, dengan semakin seringnya melakukan penyuluhan ke berbagai sekolah maka tingkat kesadaran anak didik dalam mengutamakan keselamatan akan lebih baik.

Reporter : Sesmawati
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?