Senin, 01 Mei 2017 | 11:21 WIB

  • News

  • Nusantara

‘‘Sarungan‘‘ ke Kantor ala Purwakarta

Rabu, 11 Januari 2017 | 01:36 WIB
''Sarungan'' saat serah terima jabatan pejabat di lingkungan Pemkab Purwakarta, Jabar. (‏@DediMulyadi71 )
''Sarungan'' saat serah terima jabatan pejabat di lingkungan Pemkab Purwakarta, Jabar. (‏@DediMulyadi71 )

PURWAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sorotan terhadap gaya Presiden Jokowi yang ''sarungan'' di istana Bogor menyambut tahun baru 2017 lalu, sepertinya tak hanya mulai menular. Kali ini tidak hanya di malam hari, tapi juga sampai ''sarungan'' masuk kantor.

Adalah Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang kini membudayakan ''sarungan'' ke kantor tersebut. Apakah itu berarti ke kantor mengenakan sarung?

Jawabannya iya. Tapi, apakah setiap hari? Kantor jadi rumahan donk kalau begitu. Coba simak apa yang dilakukan bupati yang biasa disapa Kang Dedi ini.

Melalui media sosial khususnya twitter, Kang Dedi dengan akun ‏@DediMulyadi71 menulis demikian:

Kain sarung kini jadi trend kostum pemimpin negara, Pak Jokowi menggunakannya dengan penuh rasa bangga.

Kang Dedi Mulyadi pun berasalan bahwa mengenakan sarung adalah sebuah bentuk kebanggaan. Karena itu, pada setiap Jumat di hari kerja, para pegawai di Purwakarta, Kang Dedi meminta mereka ''sarungan'' ke kantor.

Maksudnya, pada setiap Jumat, pegawai pria yang Muslim dibolehkan membawa sarung ke kantor. Toh, pada saat salat Jumat, sarung itu digunakan. Berikut isi twiter Dedi :

Sebagai bentuk kebanggaan kami pada kain nusantara, kain sarung bukan hanya rutin digunakan setiap hari jum'at.

Namun, rupanya tidak hanya di hari Jumat, pada setiap acara penting misalnya saat serah terima atau pelantikan pun budaya ''sarungan'' ini juga diterapkan.

Berikut pesan Bupati Purwakarta yang disertai foto serah terima dan pelantikan pejabat di lingkungan kantor bupati Purwakarta:

tetapi pelantikan pejabat esselon II pun menggunakan kain sarung dan peci hitam.

Ah, lama-lama daerah lain pun meniru gaya ''sarungan'' ke kantor ini. Habis, Presiden telah memberikan contoh yang fenomenal dan ini justru makin memberi simbol gaya pemerintah atau pemimpin yang merakyat, sederhana, meskipun tetap tegas.

Editor : Marcel Rombe Baan
Sumber : twitter

Apa Reaksi Anda?