Selasa, 21 November 2017 | 07:39 WIB

  • News

  • Olahraga

Gagal di Tiongkok, Ini Target Preveen/Debby Selanjutnya

Praveen Jordan/Debby Susanto.
PBSI
Praveen Jordan/Debby Susanto.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/ Debby Susanto menargetkan untuk menikmati pertandingan dan bermain lepas di Hong Kong Terbuka 2017 selepas kegagalan mereka di putaran awal turnamen Super Series Peremir  Tiongkok Open 2017.

"Masih banyak yang harus dievaluasi dari penampilan kami hari ini, beberapa poin ada kesempatan tapi kami mati-mati sendiri. Kami ingin bisa bermain lepas dan lebih enjoy di lapangan," kata Debby Susanto dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Turnamen level Super Series, Hong Kong Terbuka 2017 yang kurang lebih akan dimulai sepekan mendatang, disebutkan keduanya, akan dimanfaatkan untuk mematangkan penampilan mereka di Hong Kong nantinya.

"Yang pasti berikutnya kami harus bisa lebih baik, lebih lepas dan enjoy di lapangan dari saat ini," ujar Praveen.

Dalam turnamen China Terbuka 2017 yang digelar di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Praveen/ Debby harus mengakui keunggulan lawannya di putaran pertama turnamen berlevel Super Series Premier tersebut.

Datang sebagai unggulan satu, tak membuat Praveen/ Debby mampu melewati pertahanan lawannya yang merupakan pasangan baru tuan rumah, Zhang Nan/Liu Xuanxuan setelah melewati pertarungan selama 39 menit dan harus kalah dengan skor akhir 18-21, 18-21.

"Sebenarnya cara bermain dia masih sama, bedanya, tadi mereka main lepas aja, karena pemain putrinya kan junior banget," kata Praveen mengomentari pasangan baru Tiongkok tersebut dikutip dari Antara.

Turnamen Tiongkok Open 2017 memang menjadi debut pasangan Zhang/Liu. Sebelumnya di Prancis Terbuka 2017, Zhang masih berpasangan dengan Li Yinhui.

Sedangkan Liu merupakan pemain junior, baru saja berlaga di Kejuaraan Dunia Junior bulu tangkis 2017 bersama Fan Qiuyue, pada Oktober lalu.

"Terlepas dari Zhang Nan dengan partner baru, tapi kualitas dia kan memang diakui bagus. Jadi kami nggak bisa lengah dari Zhang Nan dengan partner siapapun, Kalau dibilang istimewa banget mungkin enggak. Tapi Liu Xuanxuan main lebih lepas aja. Dia main nothing to loose. Kalau dilihat juga dia jarang mukul bola, karena 70 persen dicover sama Zhang Nan. Intinya kami harus evaluasi permainan kami sendiri," ucap Debby.

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?