Rabu, 28 Juni 2017 | 09:07 WIB

  • News

  • Olahraga

Dapat Komentar Negatif dari Warganet, Ganda Denmark Murka

Ganda putra terbaik asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen saat merayakan kemenangan dari pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.(dok/Djarum Badminton)
Ganda putra terbaik asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen saat merayakan kemenangan dari pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.(dok/Djarum Badminton)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Ganda putra terbaik asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen murka dengan koemntar negatif dari warganet yang membanjiri akun sosial media mereka. Kemarahan itu terutama berasal dari Mathias Boe.

Boe yang memang terlihat marah meninggalkan sesi konferensi pers usai laga final turnamen superseries Indonesia Open 2017 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (18/6/2017) malam WIB.

Kekesalan Boe itu ketika salah seorang jurnalis menanyakan langsung tanggapan Boe soal berbagai komentar negatif yang membanjiri akun media sosial Boe. Para netizen tersebut kesal terhadap selebrasi Boe pada saat memenangi semifinal Indonesia Terbuka 2017.

Di laga tersebut, Boe melakukan selebrasi dengan menggoyangkan pantatnya, seakan mengejek para pecinta bulutangkis Indonesia karena sudah mengalahkan pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan skor 21-17 18-21 21-12.

"Di profil Instagram, Twitter, dan Facebook saya, saya mendapatkan berbagai komentar. Bila kalian tidak menjaga perkataan kalian, di belahan dunia yang lain, kalian dapat di penjara. Saya mendapat ratusan ancaman di media sosial, saya tahu itu dari para penggemar yang marah saat itu," kata Boe kepada para awak media.

"Tapi komentar yang sampai mengancam atau mengganggu kehidupan Anda, itu tidak lucu. Jika Anda anggap itu lucu, Anda juga perlu mendapat pendidikan dari orang tua Anda. Terima kasih," ucapnya seraya meninggalkan ruangan konferensi pers.

Boe bersama rekannya Carsten Mogensen harus mengubur mimpi jadi juara Indonesia Terbuka karena kalah dari ganda China, Li Junhui/Liu Yuchen, 19-21, 21-19, 18-21.

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?