• News

  • Opini

Ririn Kaget Ditagih Membayar ‘Game Online‘ Belasan Juta, Apa yang Salah?

Kecanduan game online bisa mempengaruhi mental dan perilaku anak
istimewa
Kecanduan game online bisa mempengaruhi mental dan perilaku anak

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kasus seorang ibu yang kaget mendapat tagihan game online sedang viral. Ibu itu bernama Ririn Ike Wulandari. Ia mengaku sangat terkaget-kaget ketika mengetahui tagihan telepon pascabayarnya tembus hingga lebih dari Rp11 juta.

Pengalaman tersebut menjadi viral karena Ririn menuliskannya dalam media Facebook dan telah dibagikan lebih dari 2.000 kali, bahkan diunggah ulang di Twitter sehingga mendapat lebih dari 5.000 retweet.

Secara lebih detail, pengalaman yang dialami Ririn itu berkisah tentang bagaimana perilaku anak-anak masa kini. Gawai menjadi alat yang tidak bisa dipisahkan dalam dunianya.

Akan tetapi, setiap orang tua tetap harus mencermati dan mengontrol kecenderungan negatif yang ditimbulkan dari tanda kemajuan zaman tersebut. Bahkan, orang tua harus selalu update dunia teknologi.

Orang tua tidak boleh lengah apalagi sampai gagap teknologi dan tidak tahu apa saja fungsi HP dalam berbagai variannya. Sebab, kreatifitas anak dalam menjelajahi dunia hiburan yang ditawarkan oleh teknologi, begitu terbuka lebar.

Dengan internet, semua celah terbuka lebar dan memungkinkan anak untuk mendapatkan kesenangan. Dan namanya anak, naluri mencari petualangan untuk memperoleh hal-hal yang nikmat dan menyenangkan tapi minus sistem kontrol adalah hal wajar.

Contoh pelajaran berharga bagi orang tua bisa kita dapatkan dalam kasus yang dialami Ririn. Ia mengaku baru sadar, salah satu penyebabnya adalah karena email sang suami tidak terkoneksi ke HP.

Akibatnya, ketika muncul notifikasi tanda terima pembelian diamond di 3 game online yaitu Free Fire, Mobile Legends, dan Minecraft, yang dilakukan anaknya tidak terpantau dan tidak diketahui Ririn dan suami Ririn.

Mereka tidak sadar bahwa dalam sistem game tersebut, ada ketentuan jika pemain ingin naik level, harus memiliki diamond yang dapat dibeli dengan pulsa atau membeli di gerai minimarket. 

Betapa pentingnya mengoneksikan email ke dalam sistem perangkat gawai orang tua. Dengan koneksi itu, biarpun anak sudah tahu password email orang tuanya, namun orang tua tetap dapat memantau apa yang akan dilakukan oleh anak.

Jika orang tua lalai atau teledor, maka bisa fatal akibatnya. Dalam hal ini, Ririn merasakan betapa sayangnya uang Rp11 juta. Namun, ia adalah orang tua yang baik.

Dengan cerita yang ia tuliskan dan dibagikan kepada publik, hal itu telah membuktikan bahwa dirinya dan suaminya adalah orang tua yang baik dan bertanggung jawab.

Ia tidak serta merta menyalahkan sang anak. Ririn dan suaminya mengakui ada unsur keteledoran. Dengan demikian, mereka bisa segera membenahi dan memperbaiki apa yang tidak baik secara bersama-sama dan bijaksana.

Hal ini penting digarisbawahi. Sebab, sering kali, orang tua tanpa sadar selalu menyalahkan kepada pihak anak ketika anaknya tiba-tiba mengalami perubahan sikap sejak sering menggunakan gawai, sejak bermain game siang dan malam, dan sebagainya.

Karena alasan kesibukan, orang tua  mengabaikan perubahan perilaku anaknya. Sampai akhirnya baru sadar ketika anaknya ternyata sudah mengalami kecanduan game akut yang mengakibatkan gangguan mental.

Jadi, apapun kondisinya, orang tua benar-benar harus cermat dan memantau perilaku keseharian anak setiap saat. Entah karena sedang sibuk urus pemilu, bisnis, proyek, atau kesibukan lainnya, tugas tersebut mutlak dikerjakan tidak bisa ditawar lagi.

Editor : Taat Ujianto

Apa Reaksi Anda?