Rabu, 23 Agustus 2017 | 03:35 WIB

  • News

  • Opini

Antara Video Mesum Ariel dan Chat Seks Habib Rizieq Shihab

Ilustrasi: Infografis kasus video mesum Ariel dan chat sex (Liputan6.com)
Ilustrasi: Infografis kasus video mesum Ariel dan chat sex (Liputan6.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Belakangan ini di dunia maya dipertontonkan berita nan seksi dan menggemparkan publik tentang video mesum artis penyanyi Ariel dan chat seks Habib Rizieq Shihab. Berita yang menghebohkan di dunia maya itu, ditulis dengan judul, Kasus Serupa Tapi Tak Sama. Di bawah judul itu, tertera di sebelah kiri, “Video Mesum Ariel” dan di sebelah kanan, “Chat Seks Rizieq”. Di bawah nama tulisan Video Mesum Ariel, terpampang foto Ariel, dan di bawah Chat Seks Rizieq terpampang foto Habib Rizieq Shihab.

Di tengah kedua foto itu tertulis “Permulaan Kasus” dan di bawahnya tertulis,di  sebelah kiri Mei 2010, tertulis, mulai tersebar di dunia maya melibatkan Cut Tari dan Luna Maya, di sebelah kanan tertulis , pertama kali muncul di situs baladacintarizieq, diduga melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Di bawah tulisan itu, terpampang di sebelah kiri, foto Cut Tari dan Luna Maya, dan di sebelah kanan terpampang foto Firza Husein. Dan sang penyebar konten baik Video Mesum Ariel maupun Chat Seks Rizieq tidak diketahui. Hanya dalam kasus Video Mesum Ariel tertulis nama Reza Rizaldi alias Redjoi mengambil video dari koleksi Ariel sehingga video tersebar luas. Dan untuk Chat Seks Rizieq polisi masih memburu penggugah chat Rizieq. 

Dan di bawah tulisan Kasus Hukum tertulis, Januari 2011, Ariel dikenakan pasal 29 juncto pasal 4 UU No.44 Tahun 2006 tentang pornografi. Ariel dijatuhi hukuman penjara 3,5 tahun dan denda Rp.250 juta.  Sedangkan, Mei 2017, Firza Husein menjadi tersangka dikenakan pasal 4 ayat 1 juncto pasal 29 dan/atau pasal 32 dan/atau pasal 8 juncto pasal 34 UU RI No.44 Tahun 2006 tentang pornografi. Firza diancam 5 tahun penjara. Rizieg Shihab masih berstatus sebagai saksi.

Dan dalam sikap menghadapi hukum, dalam Video Mesum Ariel, Cut Tari dan Luna Maya meminta maaf di hadapan media, namun hanya Cut Tari yang mengakui kebenaran video tersebut.  Ariel mengajukan banding hingga kasasi, namun ditolak. Sedangkan, dalam kasus Rizieq, baik Firza maupun Rizieq membantah terlibat dalam chat seks yang beredar. Rizieq Shihab belum bisa dimintai keterangan karena berada di luar negeri. 

Aneka Kasus Mesum dan Habib Rizieq Shihab

Selain kasus hukum mesum yang menjerat Ariel dengan Luna Maya dan Cut Tari, dan kasus hukum chat seks Habib Rizieq Shihab, terkuak pula berbagai kasus hukum dalam kaitan dengan mesum sejumlah anggota masyarakat.  Dan kita juga tidak bisa menyangkal jika selain kasus-kasus hukum  kisah mesum di atas, terdapat berbagai kasus hukum mesum dalam jumlah yang tidak terhitung banyaknya, yang dilakukan masyarakat bangsa di berbagai kalangan, entah itu tokoh politik atau kaum elite negeri, pengusaha, para dendekia,  yang tidak terendus oleh media dan terekspos ke ruang publik. 

Publik masih ingat video mesum dengan “bintang” dua mahasiswa Bandung beberapa tahun sebelum terkuaknya kasus  mesum Ariel. Pernah juga merebak kasus sejumlah video hot yang mempertontonkan anak-anak sekolah setingkat SMU. Kasus yang terakhir ini pernah  masuk dan beredar dari ponsel-ponsel anak-anak kita.

Anda juga mungkin masih ingat kasus video porno antara politisi Yahya Zaini dengan Maria Eva yang pernah sangat menghebohkan di gedung parlemen Indonesia yang juga terjadi sebelum merebaknya kasus mesum Ariel

Dalam video porno dari kasus Yahya dan Maria Eva,  pelaku laki-lakinya adalah seorang anggota parlemen dan wanitanya dikabarkan adalah seorang penyanyi dangdut sekaligus salah satu fungsionaris salah satu organisasi kemasyarakat yang bernaung di bawah bendera Partai Golkar. 

Semua kasus di atas, jelas adalah para publik figur, juga politisi, apalagi Rizieq adalah seorang habib dan ketua FPI, ormas yang beranggotakan begitu  banyak orang, sehingga  gaung pemberitaannya begitu menyeruak, terdengar luas dan menggemparkan di tengah masyarakat.

Bahwasanya,  kasus-kasus mesum di atas, kita hanya kembali menegaskan kalau semua itu sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama, moral, hukum, adat, dan lain-lain yang mesti dilakukan oleh masyarakat bermoral dan beradab. Karena itu, masyarakat bermoral dan beradab menentangnya. 

Dan harus diakui pula bahwa kasus-kasus mesum yang terekspos di atas, sebenarnya barusan sedikit, dan yang tidak terungkap, masih jauh lebih banyak. Munculnya kasus-kasus mesum itu merupakan puncak gunung es kehidupan seks anggota masyarakat kita yang gemar selingkuh.  

Dr. Wimpie Pangkahila pernah mengadakan penelitian dengan hasil 90 persen siswi SMU di Medan pernah melakukan hubungan seksual. Juga pernah ada sebuah penelitian mengatakan bahwa siswa sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta 97,05 persen tidak perawan lagi. 

Kasus mesum yang dilakukan oleh anggota masyarakat biasa, mungkin ada yang mengatakan jika itu sebagai sesuatu  yang lumrah, sebagai akibat dari perkembangan masyarakat modern yang semakin tidak peduli akan nilai-nilai moral dan adat yang sejak lama dipegang oleh masyarakat. Apalagi di zaman kemajuan teknologi informasi seperti handphone, facebook, twiter, yang begitu mudah menggiring masyarakat untuk melakukan segala hal yang negatif, seperti melakukan perselingkuhan dan seks bebas. 

Namun, bagaimana jika itu benar-benar dilakukan pula oleh seorang habib sekaliber  Habib Rizieq Shihab yang kerap disapa dengan sebutan seorang imam besar, karena suaranya belakangan ini selalu didengar, terutama dari para anggotanya yang sangat banyak itu? Bukankah itu sangat memalukan, bukan hanya dirinya, tetapi juga ribuan anggota FPI  atau jutaan orang, terutama anak-anak muda idealis yang selama ini berada di belakangnya dan sangat mengidolakannya?

Kita semua masih ingat betapa heroiknya sang habib dalam kasus Ahok dan begitu getol meneriakan penjarakan Ahok karena dituduh menista agama Islam?  Kalau dan sekali lagi kalau kasus mesum lendir ini benar-benar dilakukan oleh sang habib, bukankah para pihak yang tidak suka dengan beliau bisa mengatakan kira-kira seperti di bawah ini. 

“…Lihatlah imam besarmu yang munafik! Betapa memalukan dia, lihatlah dia yang katanya singa Allah pembela agama Islam terkemuka, yang lantang di depan hakim meminta Ahok dipenjara, agar tidak kabur keluar negeri, malah imam besarmu itu berbuat cabul, mesum yang jauh lebih memalukan dari kasus hukum apa pun, dan kini menjadi pengecut lari keluar negeri?”

Harapan  

Kita hanya berdoa sambil berharap mudah-mudahan kasus lendir itu tidak dilakukan sang habib imam besar itu. Namun, bukankah doa akan menjadi mustahil dan harapan hanyalah sia-sia jika berbagai alat bukti sudah didapat pihak aparat penegak hukum? Apalagi, seperti diberitakan berbagai media massa, bukan hanya kasus lendir yang melibatkan diri sang habib, tetapi masih banyak kasus hukum lain yang ikut menjeratnya dengan berbagai alat bukti yang sudah dipegang aparat penegak hukum.

Kini kita hanya berharap kalau sang habib segera pulang ke Tanah Air untuk membuktikan kebenaran tentang dirinya tidak terlibat dalam kasus-kasus hukum yang dituduhkan kepadanya. Ini untuk memulihkan nama baiknya. Jika tidak, dirinya bukan hanya dibenci oleh bangsa ini karena lari dari kasus hukum, tetapi dirinya bisa diberi label dengan nama baru, si Cabul atau si Mesum!! Semoga ini jangan terjadi. Amiinn!!

Penulis, seorang esais. 

 

Penulis : Thomas Koten
Editor : Farida Denura

Apa Reaksi Anda?