• News

  • Pendidikan

UNBK SMP/MTs Hari Pertama di Klaim Gaduh, Ini Rekomendasi FSGI

Ilustrasi UNBK.
Istimewa
Ilustrasi UNBK.

JAKARTA, NNC - Federasi Serikat Guru Indonesia ( FSGI) mengklaim di hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) alami kegaduhan. Hal ini disampaikan FSGI berdasarkan hasil laporan yang pihaknya terima dari berbagai daerah meliputi Kabupaten Simeuleu Aceh, Kota Binjai Sumatera Utara,  Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Rembang Jawa Tengah serta beberapa sekolah di DKI Jakarta. 

Mengetahui hal ini, FSGI merekomendasikan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk memastikan informasi/edukasi tentang Manual UNBK dan troubleshooting Computer Based Test (CBT) UNBK sampai kepada tim teknis sekolah. Pasalnya, menurut FSGI, selama ini Kemendikbud hanya bertumpu pada  Kerja KerasTim Helpdesk UNBK yang jumlahnya masih sangat sedikit dan minim fasilitas. 

"Kemendikbud perlu mencetak dan membagikan Buku Manual UNBK maupun Trobleshooting CBT ke sekolah-sekolah, bukan sekedar membagikan file yang sulit di buka. Dengan cara membagikan buku sekaligus akan menunjang budaya membaca kepada tim sekolah," kata Sekjen FSGI Heru Purnomo, Senin (23/4/2018).

Selain itu, FSGI juga imbau pemerintah mempermudan atau memperbanyak sarana komunikasi atau informasi  antara pusat dan sekolah. Sehingga jika ada informasi/kendala tidak hanya di berikan melalui web UNBK yang tidak setiap saat dibuka, tetapi bisa melalui sarana WhatsApp maupun aplikasi lainya.

Pernyataan ini disampaikan Heru karena enurut pengamatan FSGI, beberapa kegaduhan yang timbul sebenarnya akibat kurang siapnya tim teknis UNBK Pusat, karena tidak seharusnya ada maintenance server di saat berlangsungnya ujian. Ditambah lagi kurangnya edukasi terhadap tim teknis sekolah dalam melakukan troubleshooting pada aplikasi CBT UNBK 2018. 

"Secara khusus FSGI mengklasifikasi beberapa kendala yang dihadapi sekolah saat pelaksanaan UNBK hari ini, yakni sekolah yang menghidupkan servernya pada saat bersamaan server pusat sedang offline karena maintenance, sehingga server sekolah berstatus offline dan tidak bisa masuk ke laman CBT-Sync untuk melaksanakan Ujian," terang Heru.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?