• News

  • Pendidikan

Serunya Program Istana Peradaban Balai Pustaka

Program Istana Peradaban Balai Pustaka
NNC/Geri Yohannes
Program Istana Peradaban Balai Pustaka

JAKARTA, NNC - PT. Balai Pustaka ternyata miliki program khusus yaitu mengundang sekolah untuk berkunjung ke kantor di Jalan Bunga, Matraman itu. Balai Pustaka mengundang 178 orang siswa SDN Guntur 03 Pagi Setia Budi Jakarta Selatan. 

Para siswa itu dibagi dalam tiga kelompok. Mereka diperkenalkan perusahaan BUMN secara umum seperti PT Kereta Api Indonesia bagi yang suka naik Kereta, PT.Telkom bagi yang memakai gadget untuk berinternet dan Balai Pustaka. Tujuannya agar mengingatkan para siswa untuk mempergunakan produk BUMN hingga membuat negara menjadi kuat.

Setelah itu, para siswa kemudian diarahkan ke ruang scene media kreatif. Siswa diajarkan melihat secara langsung bagaimana proses suatu naskah diedit dan dilayout. Kemudian para siswa diajak memasuki suatu lorong antar ruangan yang dinamakan Lorong Peradaban yang berisikan foto enam tokoh Nasional mulai dari Ir. Soekarno, Moh Hatta, Gus Dur, BJ Habibie, Ki Hajar Dewantara hingga Buya Hamka dengan kutipan kata-kata mereka bersama foto mereka. 

Selain tokoh tokoh nasional terdapat foto-foto beberapa tokoh dunia di sisi lain tembok lorong peradaban seperti Ronaldo dan Pendiri Apple Steve Job dengan kutipan kata-kata mereka. 

Setelah itu, siswa diajak memasuki ruangan kantor PT Balai Pustaka untuk melihat secara langsung kegiatan dari setiap divisi  yang berbeda dari keuangan, literatur, kreatif dan lain-lain. Diruang ini para siswa juga dipresentasikan produk terbaru  Balai Pustaka yakni EDUTAB atau buku pelajaran elektronik berbentuk tablet yang lebih ramah lingkungan mengingat bahan baku buku yakni kertas berasal dari pohon.

Ruangan terakhir yang dikunjungi para siswa adalah ruangan Taman Bacaan Sekolah, Balai Pustaka. Diruangan ini para siswa dapat melihat koleksi buku-buku terbitan Balai Pustaka dari tahun 1920 hingga 1930-an yang tersimpan rapi dalam rak kaca.

Selain dapat mengamati beberapa koleksi buku buku tua terbitan Balai Pustaka seperti buku litaratur wayang beraksara Jawa. Di ruang taman bacaan sekolah ini. Para siswa diajak menyaksikan film animasi karya Balai Pustaka seperti kisah Timun Mas.

Selesai menonton para siswa kembali ke ruangan kafe sastra tempat berkumpul pertama. Sambil menawari poster-poster tokoh animasi nasional seperti Gatot Kaca dan Gundala. Tepat sebelum masuk, para siswa dapat melihat grafis sejarah PT Balai Pustaka dari awal berdiri yakni 22 September.

PR Manager PT Balai Pustaka Ibnu Darudewa Tj menuturkan, program ini untuk memperkenalkan PT Balai Pustaka BUMN yang bergerak di bidang penerbitan, percetakan dan multi media kepada masyarakat. 

"Selain itu dengan program kunjungan ini, Balai Pustaka ingin mengingatkan kembali kepada konsumen kita bahwa Balai Pustaka itu masih ada dan pada saat ini sudah lahir kembali dengan paradigma baru," kata Ibnu, Kamis (20/9/2018).

Dari program kunjungan ini, Balai Pustaka juga mencari bibit baru penulis, khususnya sastra yang mulai jarang. Ibnu mencontohkan menemukan penulis berbakat bernama Yasmin. Buku penulis 16 tahun ini telah beberapa kali diterbitkan oleh Balai Pustaka.

Ibnu Darudewa menambahkan, selain program kunjungan istana peradaban, PT Balai Pustaka juga menyediakan program sanggar, yakni program pelatihan membaca puisi, musikalisasi pembacaan puisi dan teater bagi para siswa.

 

Penulis : Geri Yohannes
Editor : Firman Qusnulyakin

Apa Reaksi Anda?