• News

  • Pendidikan

KPAI: Anak Laki-laki Paling Banyak jadi Korban Kekerasan Seksual di Sekolah

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti.
NNC/Martina Rosa
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti.

JAKARTA, NNC - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sejumlah pelanggaran hak-hak anak di bidang pendidikan sepanjang tahun 2018, dimana pelanggaran hak anak didominasi oleh kekerasan yang terjadi dilingkungan pendidikan (sekolah).
 
Kekerasan terdiri atas kasus-kasus kekerasan fisik, kekerasan seksual, kekerasan verbal dan bullying. Korban kekerasan seksual tahun 2018 didominasi oleh anak laki-laki. 
 
Kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti, kekerasan fisik dan bullying adalah kasus yang terbanyak terjadi dengan pelaku pendidik, kepala sekolah dan peserta didik.
 
"Cyber Bully di tahun 2018 meningkat tajam di kalangan para siswa seiring dengan penggunaan internet dan media sosial di kalangan peserta didik, termasuk kasus body shaming," kata Retno pada NNC, Rabu (26/12/2018).
 
Bahkan, kata Retno, beberapa  video di Youtube juga mempengaruhi perilaku peserta didik, seperti menyilet pergelangan tangan untuk mendapatkan sensasi melupakan permasalahan yang dihadapi.
 
KPAI juga mencatat berbagai permasalahan di pendidikan yang dihadapi anak-anak pasca bencana mengingat sepanjang 2018 berbagai bencana alam gempa, tsunami dan banjir terjadi di Indonesia.
 
Kerusakan gedung-gedung sekolah, trauma anak-anak akibat bencana, dan lain sebagainya menjadi permasalahan yang cukup pelik di lapangan. Mulai dari pembangunan sekolah darurat, kurikulum sekolah darurat sampai pemulihan psikologis terhadap pendidik dan peserta didik.
Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P

Apa Reaksi Anda?