• News

  • Pendidikan

Konvensi Nasional IV Sekolah SPK Indonesia Kembali Digelar di Jakarta

Acara Konvensi Nasional IV Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK)
Istimewa
Acara Konvensi Nasional IV Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK)

JAKARTA, NNC -- Acara Konvensi Nasional IV Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) atau yang sebelumnya disebut sekolah internasional kembali digelar di Jakarta selama 3 (tiga) hari sejak Kamis (28/2/2019) hingga Sabtu (2/3/2019), di 2 (dua) tempat utama. Diawali di Hotel Santika Kelapa Gading untuk acara pembukaan dan makan malam. Lalu dilanjutkan keesokan harinya di BPK PENABUR Kelapa Gading selama 2 hari penuh. 

SPK merupakan satuan pendidikan yang mengkolaborasikan antara kurikulum internasional dengan kurikulum nasional. Sebelum dikeluarkannya Permendikbud No, 31 Tahun 2014, SPK dikenal dengan sebutan sekolah internasional atau sekolah swasta nasional plus. 

Diketahui, konvensi ini merupakan kegiatan tahunan terbesar bagi sekolah-sekolah SPK di Indonesia. Konvensi ini tidak hanya dihadiri oleh sekolah-sekolah SPK di Indonesia namun dihadiri pula oleh sekolah- sekolah swasta nasional yang berkeinginan menjadi sekolah SPK atau yang ingin mengetahui perkembangan dunia SPK

Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia (PSSI) yang didirikan secara sah pada tahun 2015, merupakan satu-satunya wadah sekolah SPK dengan cakupan terluas di Indonesia yang saat ini memiliki anggota sebanyak 387 SPK

Pihak Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia sendiri berinisiatif untuk menyelenggarakan acara tahunan ini untuk memfasilitasi komunikasi antara sekolah SPK dan pembuat kebijakan, dalam hal ini pemerintah. 

Selain itu, acara konvensi ini juga menjadi sarana pengembangan profesionalisme pendidik dan tenaga pendidik dimana terdapat sesi informatif dari pembicara-pembicara yang berkualitas baik yang berasal dari Indonesia maupun mancanegara. 

Acara ini dibuka dengan pidato sambutan oleh Shirley Puspitawati, M.Sc, M.Ed, dari BPK Penabur Jakarta sebagai Ketua Panitia Konvensi Nasional IV Sekolah SPK sekaligus Bendahara Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia untuk periode 2017-2020 dan resmi dibuka oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara, Momon Sulaeman, yang mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari beberapa Dinas Pendidikan yaitu Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Banten dan Dinas Pendidikan Kabupaten Badung, Bali. 

Bahkan, acara ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta dari sekolah SPK, sekolah Non-SPK, pemerhati pendidikan, pakar dan praktisi pendidikan, pimpinan lembaga pendidikan dan institusi yang berkecimpung di dunia pendidikan. 

Topik-topik yang dibahas di tahun ini adalah kolaborasi antara Lembaga Pendidikan Indonesia (LPI), Lembaga Pendidikan Asing (LPA) serta pemerintah dalam hubungannya menjaga standar mutu pendidikan di SPK dan relevansinya terhadap standar nasional pendidikan. 

Konvensi tersebut juga membahas mengenai tinjauan atas hasil akreditasi SPK sementara di tahun 2018 dan wacana akreditasi untuk SPK definitif di tahun 2019. Konvensi ini juga membicarakan mengenai kolaborasi antara SPK dan Dinas Pendidikan Provinsi setempat yang pada kesempatan ini dihadiri oleh Wakil Kepada Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Badung, Bali yang memiliki prosentase terbesar atas jumlah sekolah SPK

Pendidikan Anak Usia Dini juga tidak luput menjadi topik pembicaraan di konvensi yang menarik sebagian besar tenaga pendidik di sekolah SPK Indonesia. 

Agenda baru dari acara tahunan ini adalah sesi dimana terdapat pembicara yang merupakan alumni atau lulusan dari sekolah SPK yang saat ini menjadi public figure dan memiliki kontribusi yang luar biasa kepada negara.

Acara ditutup dengan pembacaan laporan Ketua PSSI, Haifa Segeir, yang memaparkan mengenai kegiatan yang telah dilakukan selama satu tahun dan rencana kegiatan di tahun berikutnya. Telah diumumkan pula tuan rumah untuk Konvensi Nasional tahun berikutnya yaitu Green School, Bali yang akan menyelenggarakan konvensi pada minggu pertama April 2020 sekaligus menjadi ajang pemilihan Ketua PSSI untuk periode 2020-2023.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?